Disebut Calon Menteri Jokowi, ini Sosok Wishnutama dan Nadiem Makarim

Jokowi saat ini telah mengundang beberapa orang ke Istana Kepresidenan yang menjadi kandidat menteri di kabinet kerjanya bersama Maruf Amin, Senin (21

Disebut Calon Menteri Jokowi, ini Sosok Wishnutama dan Nadiem Makarim
@Wishnutama
Pendiri NET Wishnutama mendapat undangan ke istana negara bertemu Presiden Jokowi. 

Dari sekian banyak nama, muncul nama pendiri dan pendiri Go-Jek, Nadiem Makarim.

Nadiem Makarim disebut memiliki peluang besar menjadi calon menteri baru Jokowi-Maruf

Kesuksesan Nadiem Makarim dalam mengelola perusahaannya sering menarik perhatian banyak orang.

Sosoknya juga telah menjadi panutan banyak orang dalam berbisnis.

Seperti TribunStyle.com himpun dari berbagai sumber, berikut fakta-fakta menarik sosok Nadiem Makarim dari silsilah keluarga, pendidikan hingga karirnya.

1. Lahir di Singapura

Lelaki yang memiliki nama lengkap Nadiem Anwar Makarim itu lahir pada 4 Juli 1984 di Singapura.

Sekarang ia telah menginjak usia 35 tahun.

Drama di balik terpilihnya Nadiem Makarim, ditentang Jusuf Kalla.
Drama di balik terpilihnya Nadiem Makarim, ditentang Jusuf Kalla. (Kompas.com)

2. Silsilah keluarga

Nadiem Makarim adalah anak bungsu dari 3 bersaudara.

Ia lahir dari pasangan Nono Anwar Makarim dan Atika Algadri.

Ayahnya merupakan seorang aktivis dan pengacara.

Sedangkan, ibunya berprofesi sebagai penulis lepas.

Sang ibu merupakan putri dari salah seorang sosok perintis kemerdekaan Indonesia, Hamid Algadri.

Sementara itu, ia menikah dengan sang istri Franka Franklin sejak 2014 lalu.

3. Pendidikan

Nadiem Makarim mengenyam pendidikan dasar dan menengah pertama di Jakarta.

Ia kemudian melanjutkan pendidikan SMA-nya di Singapura.

Lulus SMA, Nadiem pun memutuskan untuk melanjutkan pendidikannya di jurusan International Relations di Brown University, Amerika Serikat.

Ia mengenyam pendidikan di Brown University dari tahun 2002 hingga 2006.

3 tahun kemudian, ia pun melanjutkan pendidikan pasca-sarjana di Harvard Business School dan mendapatkan gelar Master of Business Administration (MBA).

4. Awal Karir

Pada tahun 2006, Nadiem Makarim memutuskan untuk bergabung di Mckinsey & Company yang berbasis di Jakarta.

Ia direkrut perusahaan itu menjadi konsultan manajemen.

Ia bekerja di perusahaan tersebut selama 3 tahun.

Nadiem juga bekerja di Zalora Indonesia sebagai Co-Founder serta Managing Editor.

Ia kemudian memutuskan keluar dari Zalora dan bekerja di Kartuku sebagai Chief Innovation Officer.

5. Mendirikan Go-Jek

Di tahun 2011, Nadiem Makarim mulai merintis perusahaannya yang kemudian dikenal dengan Go-Jek.

Go-Jek merupakan aplikasi pesan ojek online yang telah berkembang besar di Indonesia.

Perusahaan itu disebut memperoleh pendanaan sebesar USD 550 juta atau setara dengan Rp 7,2 triliun pada 2016 lalu.

Go-Jek pun tak hanya menyediakan jasa pesan ojek online saja, namun juga jasa antar barang (Go-Send), makanan (Go-Food), kebersihan, massage, dan lain-lain.

Kini, aplikasi Go-Jek bahkan telah beroperasi di 50 kota di negara-negara Asia Tenggara. (TribunStyle.com/Tiara Susma)

Langganan berita pilihan tribun-timur.com di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribuntimur

Follow akun instagram Tribun Timur:
Silakan Subscribe Youtube Tribun Timur:
Editor: Ansar
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved