Calon Menteri Jokowi? Kasus Bupati Minahasa Selatan Tetty Paruntu, Christiany Eugenia Paruntu di KPK

Calon Menteri Jokowi? Apa kasus Bupati Minahasa Selatan Tetty Paruntu, Christiany Eugenia Paruntu di KPK?

Calon Menteri Jokowi? Kasus Bupati Minahasa Selatan Tetty Paruntu, Christiany Eugenia Paruntu di KPK
INSTAGRAM.COM/@CHRISTIANY_EUGENIA_PARUNTU
Bupati Minahasa Selatan Tetty Paruntu Christiany Eugenia Paruntu 

TRIBUN-TIMUR.COM - Calon Menteri Jokowi? Apa kasus Bupati Minahasa Selatan Tetty Paruntu, Christiany Eugenia Paruntu di KPK?

Sosok Bupati Minahasa Selatan, Tetty Paruntu atau Christiany Eugenia Paruntu diisukan jadi calon Menteri di era Presiden Jokowi dan Wapres Maruf Amin atau masuk di susunan kabinet.

Isu Tetty Paruntu atau Christiany Eugenia Paruntu jadi calon Menteri di era Presiden Jokowi dan Wapres Maruf Amin atau masuk di susunan kabinet mencuat setelah dia datang ke Istana Presiden, Jakarta, Senin (21/10/2019).

Wanita cantik yang disapa Tetty Paruntu ini tiba di Istana Presiden jelang pengumuman nama-nama calon Menteri di kabinet Jokowi dan Maruf Amin.

Namun, kabar terakhir, Tetty Paruntu batal bertemu dengan Presiden Jokowi.

Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden Bey Machmudin mengatakan, setelah gagal bertemu Presiden Jokowi, Tetty Paruntu langsung meninggalkan Istana Presiden melalui pintu samping.

Yang ditemui Tetty Paruntu hanya Ketum Partai Golkar, Airlangga Hartarto.

Pada hari ini Presiden Jokowi dijadwalkan akan memperkenalkan susunan kabinet atau para Menteri.

Sosok Bupati Minahasa Selatan, Tetty Paruntu atau Christiany Eugenia Paruntu tiba di Istana Negara mengenakan kemeja putih. 

Sama seperti calon menteri lainnya yang mengenakan kemeja putih.

Fakta Sosok Tetty Paruntu atau Christiany Eugenia Paruntu 

Dikutip dari Wikipedia.org, Sosok Bupati Minahasa Selatan, Tetty Paruntu atau Christiany Eugenia Paruntu lahir di Manado, 25 September 1967.

Politikus Partai Golkar ini adalah anak dari mantan Rektor Universitas Sam Ratulangi, Jopie Paruntu dan politikus Jenny Y Tumbuan.

Tetty menyelesaikan pendidikan di SD Budi Mulia Bogor, SMP Budi Mulia Bogor, Harry Carlton Comprehensive School, Suthon Bomington – Notingham, Inggris.

Setelah itu, dia melanjutkan di Pitman College pada jurusan Manajemen Bisnis.

Di samping itu, Tetty Paruntu juga tercatat pernah menempuh pendidikan formal pada West London College, mengambil jurusan Manajemen Sistem Informasi.

Pada tahun 1990, Tetty Paruntu, bersama keluarganya, kembali ke Indonesia dan melanjutkan pendidikan formal di Institut Pengembangan Sumber Daya Manusia Mayagita – LPI.

Dia berkecimpung dalam tiga bidang karier sekaligus yaitu pengusaha, politisi dan pekerja sosial.

Pada saat yang hampir bersamaan, karier politiknya dimulai dengan bergabung dengan Partai Golkar.

Sejak berkiprah dalam partai, Tetty Paruntu menjabat sebagai fungsionaris DPP Partai Golkar dan merangkap Wakil Bendahara I Partai Golkar Sulawesi Utara.

Dalam bidang sosial kemasyarakatan, kiprah Tetty Paruntu tercatat aktif dalam beberapa organisasi masyarakat antara lain Eugenia Ministry, Lions Club Jakarta, KNPI Jakarta Selatan. 

Pernah Dipanggil KPK

Pada Rabu 26 Juni 2019 lalu, Tetty Paruntu pernah dipanggil KPK untuk diperiksa sebagai saksi.

"Nanti tanya pak penyidik aja ya," ucap Christiany Eugenia Paruntu usai pemeriksaan kala itu.

Sosok Tetty Paruntu atau Christiany Eugenia Paruntu diperiksa kurang lebih 6 jam sebagai saksi atas kasus dugaan suap dan gratifikasi yang menjerat anggota Komisi VI DPR dari Fraksi Golkar Bowo Sidik Pangarso.

Sebelumnya, Juru Bicara KPK Febri Diansyah menerangkan materi pemeriksaan untuk Tetty Paruntu atau Christiany Eugenia Paruntu.

Dia ditelisik penyidik KPK terkait asal-usul penerimaan gratifikasi Bowo.

"Pemeriksaan yang dilakukan merupakan bagian dari proses penelusuran asal-usul gratifikasi terhadap BSP (Bowo Sidik Pangarso)," kata Febri kepada wartawan, Rabu (26/6/2019).

Nama Calon Menteri

Sementara itu, di tengah kabar akan diumumkannya Menteri di Kabinet Jokowi - Maruf Amin, kembali beredar rumor terbaru daftar nama-nama yang diduga kuat akan jadi Menteri.

Sejumlah nama Menteri dan wakilnya tertulis dengan jelas.

Satu nama yang mencuri perhatian adalah nama politikus Partai Gerindra, Fadli Zon.

Dalam bocoran terbaru daftar Menteri tersebut, Fadli Zon ditulis sebagai Menteri Pertahanan.

Sementara itu, putra sulung Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono ( SBY ), Agus Harimurti Yudhoyono ( AHY ), menjadi wakil politikus Partai Gerindra tersebut.

Namun saat dikonfirmasi mengenai hal tersebut, Fadli Zon membantah kabar dirinya akan jadi Menteri di kabinet Jokowi.

"Halah, itu isu isu," ujar Fadli Zon saat tiba di Gedung DPR/MPR RI, Jakarta, Minggu (10/20/2019), sebagaimana dikutip dari Antara dan Kompas.com.

Fadli Zon menegaskan, siapa saja yang akan duduk di kursi Kabinet Kerja Jilid II, diserahkan sepenuhnya kepada hak prerogatif Presiden Jokowi.

Sementara, arah politik partainya juga telah diserahkan sepenuhnya kepada Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto.

"Jadi, nanti kita lihat saja lah," ujar Fadli Zon.

Terkait isu yang menyebut Partai Gerindra merelakan tidak menjabat ketua komisi di DPR RI, karena memperoleh jabatan di pemerintahan, Fadli Zon juga menampiknya.

"Bagaimana, pemerintahannya saja presidennya baru dilantik hari ini. Kita belum tahu apa-apa," ujar dia.

Berikut susunan kabinet Jokowi - Maruf Amin yang beredar:

Kabinet Kerja II (2019-2024)

Presiden:

Joko Widodo

Wakil Presiden:

KH Maruf Amin

Menteri Koordinator:

Kabinet Kerja 2019-2024

1. Menteri Koordinator Bidang Polhukam: Moeldoko

2. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian: Sri Mulyani

3. Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan: Pramono Anung

4. Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman: Luhut Binsar Pandjaitan

Menteri

1. Menteri Sekretaris Negara: Pratikno

2. Menteri Perencanaan Pembangunan Negara/Kepala Bappenas: Bambang Brodjonegoro

3. Menteri Dalam Negeri: Budi Gunawan

4. Menteri Luar Negeri dan Perdagangan: Retno Lestari Priansari Marsudi

Wakil Menlu : Abdurrachman Mohammad Fahir

5. Menteri Pertahanan: Fadli Zon

Wakil Menhan: Agus Harimurti Yudhoyono

6. Menteri Hukum dan HAM: Hamdan Zoelva

7. Menteri Komunikasi dan Informatika: Johan Budi

Wakil Menteri Komunikasi: Nezar Patria

8. Menteri PAN dan Reformasi Birokrasi: Yanuar Nugroho

9. Menteri Keuangan: Chatib Basri

10. Menteri BUMN: Ignatius Jonan

11. Menteri ESDM : Archandra Taher

12. Menteri Perindustrian: Airlangga Hartarto

13. Menteri PU dan Perumahan Rakyat: Basuki Hadi Muljono

14. Menteri Perhubungan : Budi Karya Sumadi

15. Menteri Ketenagakerjaan: Hanif Dhakiri

16. Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutaman: Siti Nurbaya

17. Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala BPN: Ahmad Basarah

18. Menteri Agama: Yahya Staquf

19. Menteri Kesehatan: Diah Saminarsih

20. Menteri Sosial: Agus Gumiwang Kartasasmita

21. Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak: Yenny Wahid

22. Menteri Pendidikan Nasional: Syafiq A Mughni

23. Menteri Pendidikan Tinggi: Rudiantara

24. Menteri Pemuda dan Olahraga: Saifullah Yusuf

25. Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi: Djarot Saiful Hidayat

27. Menteri Pertanian: Edi Wibowo

28. Menteri Kelautan dan Perikanan: Susi Pudjiastuti

29. Menteri Koperasi: Nadiem Makarim ( bos GoJek )

30. Menteri Pariwisata: Abdullah Azwar Anas

31. Menteri Kebudayaan Nasional: Hilmar Farid

Pejabat Setingkat Menteri

1. Jaksa Agung: Mahfud MD

2. Panglima Tentara Nasional Indonesia: Hadi Tjahjanto

3. Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia: Tito Karnavian

Kepala Lembaga Pemerintah Non Kementerian

1. Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal: Erick Thohir

2. Kepala Badan Ekonomi Kreatif: Triawan Munaf

Kepala Lembaga Nonstruktural

Kepala Staf Kepresidenan: Marsekal (Purn) Marsetyo

Badan Baru

1. Kepala Pusat Legislasi Nasional: Alex Lay

2. Kepala Lembaga Ekonomi & Keuangan Syariah: Erani Yustika

3. Kepala Badan Manajemen Talenta Nasional: Rieke Dyah Pitaloka.(*)

Editor: Edi Sumardi
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved