KISAH MENGENASKAN Ayah Bunuh Diri Karena Tak Bisa Belikan Anak & Istri Makanan hingga Kelaparan

Kisah MENGENASKAN Seorang Ayah bunuh diri Karena Tak Bisa Belikan Anak dan Istri Makanan hingga Kelaparan

KISAH MENGENASKAN Ayah Bunuh Diri Karena Tak Bisa Belikan Anak & Istri Makanan hingga Kelaparan
Tribunnews.com
Kronologi Pemuda Gantung Diri Gegara Tak Punya Uang Untuk Menikah, Pesan Terakhirnya ke Teman 

"Begitu mendapat laporan, kami segera ke lokasi bersama Tim Inafis Polres.

Setelah diidentifikasi, jenazah dibawa ke RSU untuk diautopsi.

4. Motif

"Sejauh ini belum diketahui pasti penyebab kematiannya," kata Engkos.

Namun dugaan sementara bunuh diri akibat masalah ekonomi.

5. Tolak Ajakan Minum Kopi

Dede pertama kali ditemukan oleh rekan kerjanya, Agus yang merupakan petugas sekuriti dealer.

Istri Dede terlihat syok dan menangis saat mengetahui suaminya telah tewas dengan cara gantung diri. Dia tidak percaya suaminya tewas bunuh diri

Menurut keterangan Agus, Dede tiba di kantor sekitar pukul 06.15 WIB. Saat itu Dede yang merupakan warga Ampera, Kecamatan Cipedes, Kabupaten Ampera sempat mengobrol dengan pegawai lain.

Agus bahkan sempat mengajak Dede ngopi namun ditolak.

Sekitar pukul 06.30 WIB, Dede mengatakan ingin membersihkan ruang teknis di lantai dua seperti yang biasa dia lakukan tiap pagi.

Siswa SMP di Kupang Bunuh Diri karena Tak Bisa Bunuh Ayahnya

Kasus bunuh diri menghebohkan sebelumnya terjadi di Kota Kupang, NTT.

Aparat Kepolisian Sektor Oebobo akhirnya berhasil mengungkap penyebab YSS (14), pelajar salah satu SMP di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), tewas gantung diri.

"Diduga korban melakukan bunuh diri karena tidak dapat membunuh ayah kandungnya Antonius Sinaga," ungkap Kapolsek Oebobo Kompol Ketut Saba, kepada Kompas.com, Selasa (15/10/2019) pagi.

Menurut Saba, YSS selama ini menyimpan dendam terhadap ayahnya Antonius Sinaga karena membunuh ibunya pada 2012.

Setelah kasus pembunuhan itu, kata Saba, Antonius Sinaga pun mendekam di Lembaga Pemasyarakatan Penfui Kupang.

Menulis wasiat

Sebelum gantung diri, YSS sempat menulis surat wasiat di sebuah buku tulis.

Dalam surat itu, YSS menulis dua tujuan hidup yang gagal dilakukannya, yaitu bersekolah hingga tamat SMA dan membunuh Antonius Sinaga.

"Surat tersebut juga ditinggalkan YSS dengan tujuan agar dapat dibaca oleh Antonius Sinaga," ungkap Saba.

YSS, kata Saba, juga meminta agar tidak dibuatkan syukuran atau acara apa pun.

"YSS juga meminta agar mayatnya tidak usah dimasukan ke dalam peti, tetapi langsung saja dimasukkan ke dalam lubang kubur saja," ungkap Saba.

Setelah ditemukan tewas, jenazah YSS kemudian dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Titus Uly Kupang.

Ditemukan di rumah keluarga

Sebelumnya diberitakan, YSS (14), pelajar salah satu SMP di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), ditemukan tewas gantung diri, Senin (14/10/2019).

Kapolsek Oebobo Kompol Ketut Saba mengatakan, jenazah YSS ditemukan di dalam rumahnya di Kelurahan Oebufu, Kecamatan Oebobo, Kota Kupang.

Ia ditemukan pertama kali oleh seorang tetangganya bernama Kristofel Key (57).

Saat itu, Kristofel sedang memberi makan kambingnya yang diikat di depan rumah milik YSS.

"Pada saat itu, saksi (Kristofel) mencium aroma busuk dan melihat banyak lalat di balik kaca rumah," kata Saba.

"Saksi lalu mengintip dari kaca jendela dan melihat orang dalam posisi tergantung di dalam rumah." Kristofel kemudian langsung menghubungi Bhabinkamtibmas Kelurahan Tuak Daun Merah yang tinggal dekat lokasi kejadian.

Pada saat ditemukan, jenazah YSS dalam posisi tergantung menggunakan tali nilon warna biru, menggunakan pakaian kaus warna coklat dan celana jins hitam.

Polisi kemudian mengevakuasi jenasah YSS ke Rumah Sakit Bhayangkara Kupang.

Ibu dibunuh ayah

YSS selama ini tinggal bersama tiga saudara di rumah paman mereka di Kelurahan Oebufu, Kecamatan Oebobo.

Ia tinggal bersama paman karena ibunya telah meninggal akibat dibunuh sang ayah pada 2012.

Ayahnya mendekam di penjara hingga saat ini.

Rumah tempat YSS gantung diri merupakan tempat tinggal mereka saat masih bersama kedua orangtua mereka.

"Saat ini rumah mereka (tempat YSS gantung diri) tidak dihuni dan kosong," kata Saba.

Artikel ini telah tayang di surya.co.id dengan judul Baca Pesan WhatsApp (WA) Istri Kelaparan, Suami di Tasikmalaya Pilih Bunuh Diri di Tempat Kerja, https://surabaya.tribunnews.com/2019/10/16/baca-pesan-whatsapp-wa-istri-kelaparan-suami-di-tasikmalaya-pilih-bunuh-diri-di-tempat-kerja?page=all.

Editor: Waode Nurmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved