Presiden Jokowi Membisu Saat Ditanya soal Perppu KPK, Mahfud MD: Presiden Sedang Dilematis

Presiden Jokowi Membisu Saat Ditanya soal Perppu KPK, Mahfud MD: Presiden Sedang Dilematis

Presiden Jokowi Membisu Saat Ditanya soal Perppu KPK, Mahfud MD: Presiden Sedang Dilematis
repro kompas tv
Presiden Joko Widodo didampingi Prof Dr Mahfud MD menjelaskan kemungkinan menerbitkan Perppu terkait UU KPK, Kamis (26/9/2019). Namun kali ini situasi berubah, Mahfud meminta rakyat bisa memahami posisi Jokowi. 

- Presiden Jokowi Membisu Saat Ditanya soal Perppu KPK, Mahfud MD: Presiden Sedang Dilematis

TRIBUN-TIMUR.COM - Presiden Joko Widodo (Jokowi) terdiam saat ditanya soal rencana menerbitkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang (Perppu) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD meminta seluruh masyarakat bisa memahaminya.

Menurut Mahfud, Presiden Jokowi saat ini sedang berada dalam kondisi yang dilematis untuk memutuskan mengeluarkan perppu atau tidak.

Presiden Jokowi dan sejumlah pimpinan MPR saat konfrensi pers di Istana. Jokowi terdiam saat ditanya Perppu KPK
Presiden Jokowi dan sejumlah pimpinan MPR saat konfrensi pers di Istana. Jokowi terdiam saat ditanya Perppu KPK (istimewa)

"Jadi rakyat harus menyadari, partai politik dan DPR juga harus memaklumi bahwa presiden itu dihadapkan pada pilihan yang sangat dilematis.

Mengeluarkan perppu dianggap salah, tidak mengeluarkan perppu dianggap salah," ujar Mahfud saat ditemui dalam acara Korps Alumni Mahasiswa Islam (KAHMI) di Hotel Sahid, Jakarta, Rabu (16/10/2019).

Baca: Bukannya Marah, Begini Reaksi Prabowo Disebut Nyampah-nyampahin Negeri Aja oleh Rocky Gerung

Baca: BREAKING NEWS: Rizky Pellu Tambah Keunggulan PSM

Baca: Sandiaga & Fadli Zon Nolak Jadi Menteri Jokowi, Prabowo Ketum Gerindra & Wakilnya Tidak Menolak

"Karena negara ini negara demokrasi, maka DPR, parpol, maupun rakyat harus menerima apapun yang diputuskan Jokowi.

Kalau tidak mengeluarkan perppu, ya sudah, mau apalagi kan. Kalau mengeluarkan ya harus diterima juga," sambungnya.

Baik dikeluarkan atau tidak, lanjut Mahfud, agenda pemberantasan korupsi lewat penyempurnaan UU KPK masih terbuka untuk direvisi ke depannya.

Ia mendorong apapun keputusan presiden, seluruh pihak menghormati karena situasi tersebut tidaklah mudah bagi Jokowi.

"Baik mengeluarkan atau tidak, pembicaraan lebih lanjut untuk pemberantasan korupsi dan penyempurnaan UU KPK itu masih terbuka. Jadi ya, kita juga perlu tahu presiden dihadapkan pada pilihan dilematis," ucapnya.

Terdiam Saat Ditanya Perppu KPK

Halaman
1234
Editor: Ilham Arsyam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved