Selain Dicopot, Hukuman Eks Dandim Kendari Kolonel Hendi Suhendi Ditambah Walau Calon Jenderal TNI

Selain dicopot, eks Dandim Kendari Kolonel Hendi Suhendi dapat hukuman tambahan walau calon jenderal.

Selain Dicopot, Hukuman Eks Dandim Kendari Kolonel Hendi Suhendi Ditambah Walau Calon Jenderal TNI
DOK PRIBADI/ANTARA/JOJON
Eks Dandim Kendari Kolonel Hendi Suhendi dan istri yang nyinyir kepada Menko Polhukam Wiranto. 

TRIBUN-TIMUR.COM - Selain dicopot, eks Dandim Kendari Kolonel Hendi Suhendi dapat hukuman tambahan walau calon jenderal. 

Memiliki pangkat kolonel, Kolonel Hendi Suhendi adalah calon jenderal.

Pangkat setingkat di atas pangkatnya adalah brigadir jenderal.

Namun, kini karier dia bermasalah gegara ulah sang istri.

Pada Kamis (10/10/2019) siang, Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan ( Menko Polhukam ) Wiranto ditusuk oleh SA saat baru turun dari mobil di Alun-alun Menes, Pandeglang, Banten.

Jenderal purnawirawan Wiranto ditusuk usai menghadiri sebuah acara di Universitas Mathla'ul Anwar, ia berencana akan kembali ke Jakarta dengan menggunakan helikopter.

Peristiwa penusukan yang dialami Menko Polhukam Wiranto pun ramai di media sosial, menanggapi kabar penyerangan terhadap pejabat negara yang sudah eksis sejak jaman kepemimpinan Presiden Soeharto ini, masyarakat banyak yang tidak bersimpati, bahkan menyebutnya sebagai kejadian yang direkayasa.

Salah satunya disampaikan oleh akun @Nazar81019243 di Twitter.

Enggak percaya. Di situ ada TNI dan orang-orang dekat Pak Wiranto, kok kayak tidak ada reaksi terhadap pelaku,” tulisnya.

Tak hanya dari masyarakat kalangan biasa, tiga istri anggota Tentara Nasional Indonesia ( TNI ) pun mengunggah konten negatif terkait penusukan terhadap Wiranto.

Halaman
1234
Editor: Edi Sumardi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved