Ini Pengakuan Istri Anggota TNI AU yang Tulis 'Drama si Wir' Viral, Bandingkan Nasib Irma Nasution

Ini Pengakuan Istri Anggota TNI AU yang Tulis 'Drama si Wir' Viral, Bandingkan Nasib Irma Nasution

Ini Pengakuan Istri Anggota TNI AU yang Tulis 'Drama si Wir' Viral, Bandingkan Nasib Irma Nasution
Youtube
Pengakuan Istri Anggota TNI AU Setelah Tulisannya Nyinyiri Wiranto Viral 

Selain Peltu YNS, ada pula dua anggota TNI lainnya yang dikenakan sanksi akibat postingan istri di media sosial.

Dua orang lainnya merupakan anggota TNI Angkatan Darat (AD).

TNI AD telah mencopot dua anggotanya terkait kasus yang terbilang sama.

Dandim Kendari, Kolonel HS dicopot dari jabatannya karena tulisan istrinya.

Hal itu disampaikan langsung Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Andika Perkasa.

Andika Perkasa mengatakan bahwa, keputusan tersebut berkaitan dengan beredarnya postingan di sosial media terkait Wiranto.

Unggahan diduga nyinyir itu diposting istri Dandim Kendari, Kolonel HS dan istri seorang Sersan Dua Z.

Atas beredarnya postingan nyinyir itu, pihaknya pun segera mengambil tindakan.

"Angakatan darat telah mengambil keputusan pertama kepada dua individu yang juga merupakan istri dari anggota TNI angkatan darat yang pertama berinisial IPDN, dan yang kedua adalah LZ," ujar Andika Perkasa di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta Pusat, Jumat (11/10/2019).

Andika melanjutkan bahwa istri dari Anggota TNI AD itu diduga telah melanggar Undang-undang nomor 19 tahun 2016 tentang perubahan atas Undang-undang nomor 8 tentang informasi dan transaksi elektronik.

Kedua istri Anggota TNI AD itu akan diproses melalui peradilan umum.

"Kepada dua individu yang melakukan postingan akan kami dorong prosesnya ke peradilan umum," jelasnya.

"Karena memang status dua individu ini memang masuk dalam ranah proses peradilan umum," tambahnya.

Pihaknya pun turut memberikan sanksi kepada Kolonel HS dan Z.

Keduanya dinilai telah melanggar UU nomor 25 Tahun 2014 Tentang Hukum Disipln Militer.

"Sehingga konsekuensinya pada kolonel HS dan Z tadi sudah saya tandatangan surat perintah melepas dari jabatannya. Ditambah dengan hukuman disiplin militer berupa penahanan 14 hari," ujarnya.

Proses serah terima atau pelepasan administrasi ini, sambungnya, akan dilepas oleh Panglima Kodam di Makassar, besok atau Sabtu (12/10/2019).

"Besok akan dilepas oleh Panglima Kodam di Makassar, Kodam Hasanuddin yaitu Sulawesi Selatan dan Sulawesi Tengah. ini penjelasan singkat saya," terangnya.

Nasib Irma Nasution

Seperti diketahui, belum lama ini setidaknya ada tiga istri anggota TNI yang terciduk mengunggah tulisan terkait penusukan Wiranto.

Suami dari ketiga wanita itu pun harus mendapat sanksi berupa pencopotan jabatan hingga ditahan selama 14 hari.

Satu dari tiga anggota TNI itu diantara adalah Kolonel Hendi Suhendi (HS) yang saat itu menjabat sebagai Dandim Kendari.

Jabatan Dandim 1417/Kendari kini telah diserahkan kepada Kolonel Inf Alamsyah.

Serah terima jabatan itu dipimpin oleh Komandan Korem 143/Ho Kendari Kolonel Inf Yustinus Nono Yulianto di Aula Sudirman Markas Komando Resor Militer Kendari, Sabtu (12/10/2019).

Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Andika Perkasa pada Jumat (11/10/2019) kemarin mengatakan bahwa, keputusan tersebut berkaitan dengan beredarnya postingan di sosial media terkait Wiranto.

Unggahan nyinyir itu diposting istri Dandim Kendari, Kolonel HS dan istri seorang Sersan Dua Z.

Atas beredarnya postingan nyinyir itu, pihaknya pun segera mengambil tindakan.

"Angakatan darat telah mengambil keputusan pertama kepada dua individu yang juga merupakan istri dari anggota TNI angkatan darat yang pertama berinisial IPDN, dan yang kedua adalah LZ," ujar Andika Perkasa di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta Pusat, Jumat (11/10/2019).

Baca: TERKUAK Masa Muda Irma Nasution Istri Eks Dandim Kendari, Cantik & Digilai Teman Seangkatannya

Baca: Ungkapan Hati Kolonel Kav Hendi Suhendi Usai Dicopot dari Dandim Kendari, Mata Istrinya Berkaca-kaca

Andika melanjutkan bahwa istri dari Anggota TNI AD itu diduga telah melanggar Undang-undang nomor 19 tahun 2016 tentang perubahan atas Undang-undang nomor 8 tentang informasi dan transaksi elektronik.

Kedua istri Anggota TNI AD itu akan diproses melalui peradilan umum.

"Kepada dua individu yang melakukan postingan akan kami dorong prosesnya ke peradilan umum," jelasnya.

"Karena memang status dua individu ini memang masuk dalam ranah proses peradilan umum," tambahnya.

Pihaknya pun turut memberikan sanksi kepada Kolonel HS dan Z.

Danrem 143/Ho Kendari Kolonel Inf Yulistinus Nono Yulianto memimpin serah terima jabatan Dandim 1417/ Kendari dari Kolonel Kav Hendi Suhendi kepada Kolonel Inf Alamsyah di Aula Sudirman Makorem Kendari.
Danrem 143/Ho Kendari Kolonel Inf Yulistinus Nono Yulianto memimpin serah terima jabatan Dandim 1417/ Kendari dari Kolonel Kav Hendi Suhendi kepada Kolonel Inf Alamsyah di Aula Sudirman Makorem Kendari. (KOMPAS.com/KIKI ANDI PATI)

Keduanya dinilai telah melanggar UU nomor 25 Tahun 2014 Tentang Hukum Disipln Militer.

"Sehingga konsekuensinya pada kolonel HS dan Z tadi sudah saya tandatangan surat perintah melepas dari jabatannya. Ditambah dengan hukuman disiplin militer berupa penahanan 14 hari," ujarnya.

Baca: Kenapa Dandim Kendari yang Dicopot Padahal Istri yang Posting Nyinyiri Wiranto? Ini Aturan Dilanggar

Terbaru, Istri mantan Dandim Kendari itu rupanya telah diserahkan ke pihak kepolisian.

Hal itu diungkapkan oleh Kapendam XIV/Hasanuddin, Kolonel Inf Maskun Nafik.

Dilansir dari tayangan YouTube Apa Kabar Indonesia Malam edisi Sabtu (12/10/2019), istri mantan Dandim Kendari itu dikenakan Undang-undang ITE.

"Untuk istrinya beliau, istri Kolonel HS tadi siang itu diserahkan ke Polda karena tunduk pada peradilan umum sehingga tadi oleh Dandenpom kendari, Kasie Intel Sama Pakum Korem dibawa ke Polda Sultra," ungkapnya seperti dikutip TribunnewsBogor.com, Minggu (13/10/2019).

Berikut foto-foto Wiranto diserang orang tak dikenal

1. Wiranto tampak mencoba menghindar dari penyerangan

Wiranto ditusuk orang tak dikenal di Banten, Kamis (10/10/2019).
Wiranto ditusuk orang tak dikenal di Banten, Kamis (10/10/2019). (Ist)

2. Wiranto berjabat tangan

Menkopolhukam Wiranto diserang, Kamis (10/10/2019).
Menkopolhukam Wiranto diserang, Kamis (10/10/2019). (Istimewa)

3. Wiranto dilarikan ke rumah sakit

Menkopolhukam Wiranto diserang, Kamis (10/10/2019).
Menkopolhukam Wiranto diserang, Kamis (10/10/2019). (Istimewa)

4. Seorang laki-laki membawa pisau

Menkopolhukam Wiranto diserang, Kamis (10/10/2019).
Menkopolhukam Wiranto diserang, Kamis (10/10/2019). (istimewa)

Artikel ini telah tayang di tribunnewsbogor.com dengan judul Pengakuan Istri Anggota TNI AU Setelah Tulisannya Nyinyiri Wiranto Viral, Sudah Minta Maaf, https://bogor.tribunnews.com/2019/10/14/pengakuan-istri-anggota-tni-au-setelah-tulisannya-nyinyiri-wiranto-viral-sudah-minta-maaf?page=all.

Editor: Ilham Arsyam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved