Bedah Buku Moderasi Beragama: Bicarakan Makna Agama, Bukan Sekadar Simbol
Elga Sarapung dari Institut Dian/Interfidei Yogyakarta sebagai pembedah pertama menjelaskan bahwa buku ini membicarakan agama pada sisi makna.
Penulis: Muh. Hasim Arfah | Editor: Ansar
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR- Lembaga Advokasi & Pendidikan Anak Rakyat (LAPAR Sulsel) bekerjasama dengan Komunitas GUSDURian Makassar menyelenggarakan Bedah Buku Moderasi Agama oleh Kementerian Agama RI di Kantor LAPAR Sulsel.
Elga Sarapung dari Institut Dian/Interfidei Yogyakarta sebagai pembedah pertama menjelaskan bahwa buku ini membicarakan agama pada sisi makna.
Sempat Kalah dari Gaspa 1958 1-0, Sore Ini Persijo Jeneponto Taklukkan Bank Sulselbar 2-1
Keluarga Korban Tabrak Keluhkan Layanan RSUD Salewangang Maros, ini Masalahnya
Ini Pengakuan Istri Anggota TNI AU yang Tulis Drama si Wir Viral, Bandingkan Nasib Irma Nasution
"Buku ini bukan hendak memoderasi agama, melainkan cara beragama. Sehingga yang dibicarakan dan berusaha disampaikan kepada khalayak adalah makna beragama, bukan sekadar tataran simbol," jelasnya ke Tribun, Senin (14/10/2019).
Sementara itu, pembedah kedua Syamsurijal Ad'han memaparkan tentang prinsip moderasi telah menjadi sesuatu yang inheren dalam setiap agama.
Sempat Kalah dari Gaspa 1958 1-0, Sore Ini Persijo Jeneponto Taklukkan Bank Sulselbar 2-1
Keluarga Korban Tabrak Keluhkan Layanan RSUD Salewangang Maros, ini Masalahnya
Ini Pengakuan Istri Anggota TNI AU yang Tulis Drama si Wir Viral, Bandingkan Nasib Irma Nasution
"Semua agama itu pada dasarnya memuat prinsip moderasi. Seperti dalam Islam, sejak awal hadir sebagai agama yang moderat.
Olehnya, buku ini mencoba menyusun kembali bagaimana prinsip moderasi yang telah inheren sejak lama dalam setiap agama" kata Peneliti Balitbang Agama Makassar ini.
Diskusi ini dihadiri oleh aktivis pegiat lintas iman, mahasiswa, dan masyarakat umum.(*)
Langganan berita pilihan tribun-timur.com di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribuntimur
Follow akun instagram Tribun Timur:
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/lapar-sulsel-bekerjasama-dengan-komunitas-gusdurian.jpg)