Pemuda Lintas Iman Belajar Toleran dan Pro Perdamaian di Makassar

Pelatihan penguatan kapasitas pemuda lintas iman digagas oleh empat lembaga, yakni lembaga Jalin Harmoni Sulsel, Lapar Sulsel, Oase Intim Makassar dan

Pemuda Lintas Iman Belajar Toleran dan Pro Perdamaian di Makassar
Lapar Sulsel
Sebanyak 31 pemuda berasal dari latar belakang agama yang berbeda mengikuti pelatihan penguatan kapasitas lintas iman di Hotel Sutomo, Makassar, Sulsel, Sabtu (12/10/2019). 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR- Sebanyak 31 pemuda berasal dari latar belakang agama yang berbeda mengikuti pelatihan penguatan kapasitas lintas iman di Hotel Sutomo, Makassar, Sulsel, Sabtu (12/10/2019).

Pelatihan penguatan kapasitas pemuda lintas iman digagas oleh empat lembaga, yakni lembaga Jalin Harmoni Sulsel, Lapar Sulsel, Oase Intim Makassar dan Institut DIAN/Interfidei.

"Tujuan pelatihan ini untuk melahirkan pemuda lintas iman yang toleran, anti kekerasan, dan pro perdamaian berperan dalam menciptakan Makassar yang toleran, adil dan damai," kata Direktur LAPAR Sulsel, Muhammad Iqbal Arsyad, Sabtu (12/10/2019).

Empat Film Tayang di CGV Panakkukang Square, Ini Jadwal dan Sinopsisnya, Ada Kartun Anak

Pria ini Ingin Perkosa Istri Teman saat Suami Korban Nongkrong di Warung, Kronologi dan Modus

Jadwal, Trailer, dan Sinopsis Lima Film yang Tayang di XXI MaRI Makassar, dari Joker hingga SIN

Iqbal menambahkan dipelatihan ini selain diberikan pengetahuan dalam mengelolah perbedaan, mereka juga diajak berdiskusi dan berkunjung langsung ke rumah-rumah ibadah.

Sementara Direktur Interfidei Jogja, Elga Sarapung mengatakan pendidikan alternatif warga masyarakat seperti ini tetap penting dilakukan di mana2 di Indonesia.

Bukan hanya untuk pemuda tapi juga guru-guru agama dan guru-guru bidang ilmu yang lain.

Hal ini perlu dilakukan, lanjut Elga, Karena masalah kita ke depan untuk menjadikan Indonesia benar-benar damai dan Pancasilais.

Empat Film Tayang di CGV Panakkukang Square, Ini Jadwal dan Sinopsisnya, Ada Kartun Anak

Pria ini Ingin Perkosa Istri Teman saat Suami Korban Nongkrong di Warung, Kronologi dan Modus

Jadwal, Trailer, dan Sinopsis Lima Film yang Tayang di XXI MaRI Makassar, dari Joker hingga SIN

Konstusional yang dalam praktek tidak membiarkan agama-agama dengan nilai-nilainya dipolitisasi, dikomersialkan, didangkalkan dengan kekerasan, kebencian dan diskriminatif.

"Saya selalu optimis dengan kegiatan-kegiatan seperti ini yang membuktikan kita punya harapan semakin banyak orang beragama apapun yang benar-benar cinta damai. Cinta Indonesia damai, Indonesia yang hormat pada perbedaan," katanya. (*)

Follow akun instagram Tribun Timur:

Silakan Subscribe Youtube Tribun Timur:

Penulis: Muh. Hasim Arfah
Editor: Ansar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved