Ditemukan Kelelahan di Gunung Lompobattang, Madipala UNM: Kami Tidak Tersesat

Menurutnya, dia dan empat rekannya kelelahan dan dehidrasi karena tidak mendapat sumber air di perjalanan.

Ditemukan Kelelahan di Gunung Lompobattang, Madipala UNM: Kami Tidak Tersesat
handover
Tim Search and Rescue (SAR) gabungan mengevakuasi delapan pendaki Gunung Lompobattang, Kabupaten Gowa, yang tersesat. 

Sebelumnya,  Tim Search and Rescue (SAR) gabungan mengevakuasi delapan pendaki Gunung Lompobattang, Kabupaten Gowa, yang tersesat.

Mereka yang dilaporakan tersesat berasal dari Madipala UNM, yaitu Sofyan, Ardy wirabuana, Nilam Rizky Marwah, Andian Ardiansyah, Aditya, Fadli, Ani dan Dini Ardaningsih.

Koordinator Basarnas Bantaeng Arman Amiruddin menjelaskan, pencarian delapan pendaki tersesat itu berjalan selama tiga hari.

"Pencarian terhitung dari tanggal 7 Oktober hingga 9 Oktober," kata Arman.

Dia menjelaskan, kedelapan pendaki itu ditemukan dalam kondisi kelelahan dan kehabisan air minum.

"Mereka tidak minum hampir 12 jam. Sebenarnya, mereka sudah berusaha cari jalur sejak tanggal 7 dan tak dapat jalur yang dimaksud, sejak itu dia melapor butuh bantuan," jelas Arman.

Pendaki menjalani pemeriksaan kesehatan di posko medis kaki Gunung Lompobattang.

Kedelapan pendaki tersesat hendak menjajal jalur lintas Gunung Lompobattang menuju ke Gunung Bawakaraeng

Editor: Mahyuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved