Ansor Mamuju Kecam Pelaku Penusukan Menkopolhukam Wiranto

Kecaman terhadap pelaku juga datang dari Sekretaris Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Mamuju, Ashari Rauf.

Ansor Mamuju Kecam Pelaku Penusukan Menkopolhukam Wiranto
Dok. Ashari Rauf
Sekertaris PC GP Ansor Mamuju Ashari Rauf. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAMUJU - Aksi penusukan terhadap Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam), Wiranto, saat menghadiri acara di Pagdeglang, Banten, Kamis (10/10/19) kemarin, terus menuai kecaman berbagai pihak.

Kecaman terhadap pelaku juga datang dari Sekretaris Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Mamuju, Ashari Rauf.

Kunjungi 3 Landmark Sulsel, ORX Adventure Seri-6 Siap Rekomendasikan Konektifitas Jalan Baru

Polisi Nyamar Jadi Pembeli, Bandar Sabu di Luwu Dibekuk di Kompleks SMPN 4

Begal Beraksi di Biringkanaya dan Parangi Warga, Polisi: Pelaku Sudah Ditangkap

Kedai Haya 1970 Tempat Nongkrong Asik di Malili, Siapa Ownernya?

Komentari Rosa Meldianti yang Ingin Jadi Putri Indonesia, Siapa Frederika Alexsis Cull

"Ansor Mamuju secara kelembagaan tentu sangat mengecam aksi penusukan terhadap Bapak Menkopolhukam Wiranto," tegas Ashari, Jumat (11/10/2019).

Menurutnya, aksi penusukan terhadap mantan Pangima ABRI masa orde baru ini menjadi tanda bahwa aksi radikalisme dan terorisme di tanah air masih sangat menghawatirkan.

"Sehingga kita tentu mendorong penindakan tegas kepada para pelaku. Hal ini tidak boleh dibiarkan semakin berkembang di Negeri tercinta ini," katanya.

Ashari yang juga Sekretaris Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Provinsi Sulawesi Barat ini, mendorong aparat untuk lebih tegas dalam menghadapi organisasi atau kelompok dan pihak-pihak yang membawa pesan radikalisme bahkan terorisme, utamanya di media sosial.

Wiranto bersama Presiden Jokowi
Wiranto bersama Presiden Jokowi (Instagram)

"Negara ini tidak boleh kalah dari radikalisme. Olehnya, aparat harus tegas menindak kelompok, organisasi atau pihak-pihak yang selama ini memang getol menyebar paham radikal dan bahkan terorisme," ujarnya.

"Kita sendiri bisa melihat dan menilai, kalau sudah ada kelompok yang tidak pro Pancasila, tidak pro kepada NKRI, maka pasti mereka adalah pihak-pihak dan kelompok radikal itu," sambungnya.

Sekertaris PC GP Ansor Mamuju Ashari Rauf.
Sekertaris PC GP Ansor Mamuju Ashari Rauf. (Dok. Ashari Rauf)

Kader muda Nahdlatul Ulama (NU) Mamuju ini juga mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk tidak terpancing dengan upaya kelompok-kelompok radikal yang berupaya mengacaukan keutuhan NKRI.

“Kami berharap masyarakat semakin waspada dengan kondisi keamanan di lingkungan sekitarnya. Jangan terpancing, tapi harus tetap waspada. Yah, meskipun kita di Mamuju ini masih sangat kondusif. Tapi juga tak boleh lengah," tutur mantan aktivis Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Sulbar ini.(tribun-timur.com).

Laporan Wartawan Tribun-Timur.com, @nurhadi5420

Langganan berita pilihan tribun-timur.com di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribuntimur

Follow akun instagram Tribun Timur:

Silakan Subscribe Youtube Tribun Timur:

Penulis: Nurhadi
Editor: Syamsul Bahri
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved