Partai Pendukung Jokowi Mulai Terang-terangan PPP Ingin Menteri Agama & Koperasi SBY Temui Presiden

Partai Pendukung Jokowi Mulai Terang-terangan PPP Ingin Menteri Agama & Koperasi SBY Temui Presiden

Partai Pendukung Jokowi Mulai Terang-terangan PPP Ingin Menteri Agama & Koperasi SBY Temui Presiden
Sekretaris Jenderal DPP PPP Arsul Sani di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (23/10/2017).(KOMPAS.com/Nabilla Tashandra) 

Partai Pendukung Jokowi Mulai Terang-terangan PPP Ingin Menteri Agama & Koperasi SBY Temui Presiden

TRIBUN-TIMUR.COM,- Sekjen Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Arsul Sani, menyebut partainya pantas medapatkan dua kursi menteri.

Kursi penting untuk membantu pemerintahan Joko Widodo (Jokowi) dalam kabinet kerja jilid II.

Pahami Alur Pendaftaran CPNS Dibuka November 2019 di Link sscasn.bkn.go.id, Cek 9 Syaratnya Berikut

Benarkah Nunggak BPJS Tak Bisa Perpanjang SIM, Urus IMB hingga Paspor? Penjelasan Lengkapnya

Dua jabatan tersebut di antaranya Menteri Agama dan Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM).

Hal tersebut sesuai konsep yang diajukan PPP kepada Jokowi, yakni penguatan lembaga pendidikan keagamaan dan penguatan ekonomi kerakyatan terutama untuk kalangan umat Islam.

"Ya (cocok), termasuk tentu Bekraf (Badan Ekonomi Kreatif) juga kan terkait juga dengan pengembangan ekonomi kerakyatan," kata Arsul Sani di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (10/10/2019).

"Saya kira semuanya cocok (Menag, Menkop, Bekraf) lah untuk PPP, kecuali Menlu saja barang kali," lanjut Arsul.

Lebih lanjut, Arsul mengungkapkan Jokowi telah memberikan arahan terkait penyusunan kabinet.

Menurut penuturannya, Jokowi meminta para pimpinan partai politik tetap berada di Jakarta.

Pahami Alur Pendaftaran CPNS Dibuka November 2019 di Link sscasn.bkn.go.id, Cek 9 Syaratnya Berikut

Benarkah Nunggak BPJS Tak Bisa Perpanjang SIM, Urus IMB hingga Paspor? Penjelasan Lengkapnya

Namun, Arsul mengaku partai tempatnya bernaung belum mendapatkan undangan dari Jokowi soal penyusunan kabinet.

Halaman
1234
Editor: Munawwarah Ahmad
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved