Edgard Dikeluarkan dari SMAN 1 Mamuju karena ke Inggris Bareng Tim Garuda, Kepsek Salahkan Guru BP

Masalah tersebut dimediasi anggota DPRD Sulbar, Firman Argo Waskito dan Kadis Pemuda dan Olahraga.

Edgard Dikeluarkan dari SMAN 1 Mamuju karena ke Inggris Bareng Tim Garuda, Kepsek Salahkan Guru BP
nurhadi/tribunmamuju.com
Edgard Amping 

"Saya sebenarnya sadar sekolah punya aturan. Karena dianggap kehadirannya sudah tidak memenuhi syarat untuk naik kelas, jadi sudah tidak bisa, jadi apa boleh buat, saya harus carikan sekolah yang bisa terima anakku,"ujarnya.

Luther hanya berharap agar anaknya bisa berangkat ke London tanpa beban.

Ia juga mengaku memilih SMAN 1 Mamuju untuk anaknya menempuh pendidikan formal karena merupakan salah satu sekolah unggulan di Mamuju dan masuk melalui jalur prestasi.

Baca: Mengapa Warga Lampung Utara Syukuran Potong Kambing Saat Bupatinya Ditangkap?

"Besok sudah berangkat ke Inggris. Manfaatkan kesempatan ini supaya apa yang dicita-dicitakan bisa tercapai," katanya.

Edgard akan berada di Inggris selama lima bulan dan dua bulan di Italia.

Kepala Dinas Pendidikan Sulbar, Arifuddin Toppo dihubungi via telepon mengatakan pihaknya belum mengetahui masalah ini. Pihaknya baru akan melakukan penelusuran terkait hal itu.

Tiga Pemain PSM U16 Berangkat ke Inggris, Ikuti Program Garuda Select Jilid kedua

Program Garuda Select jilid kedua akan segera berlangsung.

PSSI memberikan pembekalan dua hari, (7-8/10/2019). Sebanyak 18 pemain terlebih dahulu akan diberangkatkan ke Inggris.

Tiga diantaranya merupakan pemain PSM U16. Yakni Edgard Amping, Renaldi dan Muhammad Rafli Asrul.

Akan ada tambahan enam pemain lagi, dan mereka akan menyusul 18 orang pemain ke Inggris.

Mereka adalah si kembar Bagas-Bagus, Andre Oktaviansyah, David Maulana, Brylian Aldama, dan Fajar Fatur Rahman.

Selain Luciano Spaletti, Ini Tiga Kandidat Calon Pelatih AC Milan

VIDEO: Detik-Detik Tahfiz Asal Enrekang Juara MHQ Tingkat ASEAN 2019

VIDEO; Kebakaran di Tanasitolo Wajo

Mereka kini tergabung dalam pemusatan latihan Tim Nasional Indonesia U19 yang diasuh oleh Fakhri Husaini dan akan berangkat usai gelaran kualifikasi Piala AFC U19 bulan November 2019.

Bertempat di Hotel Century, Jakarta, Senin (7/10) mereka diberikan materi-materi terkait persiapan keberangkatan mereka yang dijadwalkan berangkat (9/10/2019) hingga (23/4/2020).

Materi dibawakan Hning Wicaksono dari tim AFS Bina Antarbudaya, yang merupakan suatu lembaga nirlaba non-pemerintah yang mengelola program pertukaran pelajar di Indonesia.

Sebagai mitra dari organisasi internasional AFS Intercultural Programs, setiap tahunnya Bina Antarbudaya menerima dan mengirimkan banyak siswa/siswi ke berbagai penjuru dunia dengan misi untuk saling mengenal kebudayaan masing-masing.

Materi yang diberikan saat hari pertama ini, antara lain mengenai kehidupan sehari-hari di Inggris, mengatur harapan dan kekhawatiran saat jauh dari tanah air, dan tidak ketinggalan mengenai sejarah organisasi PSSI serta penjelasan kembali mengenai program Garuda Select.

Setelah sukses dengan edisi sebelumnya, PSSI bersama dengan Super Soccer TV, kembali bekerja sama untuk menggelar program Garuda Select tahap kedua.

18 telah terjaring dari proses seleksi dan mereka nanti akan berlatih di Inggris.

Selain Luciano Spaletti, Ini Tiga Kandidat Calon Pelatih AC Milan

VIDEO: Detik-Detik Tahfiz Asal Enrekang Juara MHQ Tingkat ASEAN 2019

VIDEO; Kebakaran di Tanasitolo Wajo

Training Camp yang dilakukan di Lapangan ABC Senayan tersebut diikuti oleh 48 peserta yang berasal dari hasil scouting Elite Pro Academy Liga 1 U-15 2019,

Dimana proses scouting dipimpin langsung oleh pelatih kepala Garuda Select angkatan pertama Dennis Wise.

Dennis Wise juga membawa asistennya Des Walker, Mark O’Toole, dan Wes Awas.

Mereka berkeliling ke beberapa daerah di Indonesia mulai dari Padang, Lampung, Banjarmasin, Sleman, Surabaya, hingga Sawangan Depok.

Mereka ini adalah pemain pilihan di bawah usia 17 tahun.

Para pemain tersebut akan mendapatkan pelatihan dengan standar Eropa, baik di dalam dan di luar lapangan, di Inggris, selama enam bulan.

Sekretaris Jenderal PSSI, Ratu Tisha Destria dalam sambutannya saat pembuka pembekalan tersebut mengatakan bahwa PSSI kembali berterimakasih kepada SuperSoccer TV yang ikut mendukung PSSI dalam pengembangan sepak bola Indonesia.

Dirinya menyatakan bahwa program Garuda Select akan memberikan banyak manfaat bagi pemain muda, untuk belajar dan mendapatkan pelatihan intensif secara profesional.

“Selamat menjalankan pembekalan, semoga para pemain ini nantinya bisa lebih siap dalam menerima pelajaran di Inggris," katanya dilansir laman resmi PSSI.

Program Garuda Select mengapa di Inggris karena saat ini negara tersebut menjadi top di dunia pada arena U-16, U-17, dan U-20 dengan segala pembinaan.

Selain Luciano Spaletti, Ini Tiga Kandidat Calon Pelatih AC Milan

VIDEO: Detik-Detik Tahfiz Asal Enrekang Juara MHQ Tingkat ASEAN 2019

VIDEO; Kebakaran di Tanasitolo Wajo

"Bisa dilihat hasilnya dengan tiga jenjang kategori di usia tersebut mereka juara semua. Alasannya satu, kita belajar yang terbaik, kita bidik yang terbaik agar bisa mengejar ketertinggalan itu,” kata Tisha.

“Kita memunculkan dari U-16 dulu untuk memulainya dengan tenggat waktu tiga tahun dari Elit Pro Academy. Jadi nantinya anak-anak yang punya talenta tinggi itu, bermain dengan konsentrasi dan situasi dengan melawan yang terbaik,” tambahnya.

Berikut Daftar 18 Pemain Pembekalan Garuda Select
Kiper:
1. Yogi Hermawan – Barito Putera
2. Erlangga Setyo – Persib Bandung

Belakang:
3. Muhammad Afin Bahrani – Arema FC
4. Edgard Amping – PSM Makassar
5. Muhammad Ilham – Borneo FC
6. Renaldi – PSM Makassar
7. Kakang Rudianto – Persib Bandung
8. Dodi Irawan – Perseru Badak Lampung

Tengah:
9. Arjuna Agung – Persipura
10. Dika Kuswardani – PSS Sleman
11. Muhammad Rafli Asrul – PSM Makassar

Depan:
12. M Ridyan Taufiq – Arema FC
13. Subhan Fajri – Barito Putera
14. Ferdiansyah – Persib Bandung
15. Bramdani – Persebaya Surabaya
16. Ardi Ardiana – Kalteng Putra FC
17. Arsa Ahmad – Bhayangkara FC
18. Alfriyanto Nico – Persija Jakarta.(tribun-timur.com)

Laporan Wartawan Tribun-Timur.com, @fadhlymuhammad

Langganan berita pilihan tribun-timur.com di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribuntimur

Follow akun instagram Tribun Timur:

Silakan Subscribe Youtube Tribun Timur:

Tiga Pemain Akademi PSM di Mamuju Lolos Seleksi Garuda Select

TRIBUN-TIMUR.COM, MAMUJU -- Tiga pemain muda Akademi PSM lolos seleksi Garuda Select.

Ketiganya yakni, Edgar Amping, Rafly Asrul, dan Renaldi.

Mereka akan berangkat ke London, Inggris hari ini, Minggu 8 September.

Disana mereka akan menempuh serangkaian latihan dan berlaga dengan akademi klub-klub Inggris.

Mereka akan menjalani 17 kali pertandingan selama delapan bulan berada di Inggris.

Live Streaming TV Online Trans 7 MotoGP 2019 di Sirkuit Misano San Marino, Akses di Sini!

Sepi Penumpang, Begini Kondisi Terminal Malengkeri Makassar

Reuni Akbar Alumni SD SMP Nusantara Makassar Diwarnai Isak Tangis

Pelatih Akademi PSM Irfan Rachman mengatakan, dirinya sangat bersyukur karena tiga yang dipantau tim pemantau bakat atau talent scouting semua lolos.

Raihan pemain muda racikannya itu bukan main-main, pasalnya yang menyeleksi mereka adalah pelatih Timnas Indonesia, Simon Mcmenemy.

Dikatakan, Garuda Muda akan melakukan latihan intensif berstandar Eropa, dan 17 kali bertanding melawan akademi-akademi klub Inggis.

"Termasuk Arsenal hingga Chelsea. Selama di Inggris, mereka akan ditukangi oleh Dennis Wise yang menjabat direktur program Garuda Select dan Des Walker sebagai pelatih tim,"ungkap Irfan.

"Target kita untuk Garuda Select akhirnya ada yang masuk. Tiga yang terpantau, akhirnya tiga juga yang lolos. Ini semua tidak terlepas dari dukungan tim pelatih dan kerja keras pemain," tambah Irfan saat konferensi pers di Atrium Mamuju Town Square, kemarin.

Direktur Akademi PSM, Febrianto Wijaya mengatakan, ketiga anak-anak binaannya lolos murni karena skill.

"Yang paling membanggakan, Edgar adalah pemuda asli Rangas, Mamuju. Dia mengaku optimistis ketiganya akan menjadi pemain besar,"katanya.

Gubernur dan Wagub Sulsel Kompak Hadiri Dies Natalis Unhas, Rektor: Terimakasih!

Hanura Pastikan Copot 10 Ketua DPC di Sulsel, Siapa Saja ?

Alasan Wanita di Video Vina Garut Tak Datang ke Pemakaman Suami, V Sempat Tak Rela Ditinggal Rayya

"Kami tidak hanya ingin menghasilkan tim yang baik, tetapi ingin menunjukkan kepada orang yang datang di Mamuju bahwa, di sini juga berkembang sepak bolanya,"sambungnya.

Prinsip kami, dalam membangun daerah, adalah membangun manusianya. Salah satunya lewat jalur olahraga.

"Dalam akademi, kita bangun manusianya dengan baik," ucapnya.

Dihadapan pelatih, manager, dan managemen PSM Makassar, Edgar berterima kasih atas ilmu yang telah diraih selama berada di Akademi PSM.

Dia menyebut sukses lolos Garuda Select setelah melewati dua tahapan seleksi.

"Awalnya kami main di elite pro akademi disitu kami dipantau langsung. Setelah itu, dipanggil ikut seleksi Lapangan ABC Senayan. Ada sekitar 60 orang yang dipanggil, yang lolos hanya 27 dari seluruh Indonesia,"tutur Edgar.(tribun-timur.com)

Laporan Wartawan Tribun-Timur.com, @nurhadi5420

Langganan berita pilihan
tribun-timur.com di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribuntimur

Follow akun instagram Tribun Timur:

Silakan Subscribe Youtube Tribun Timur:

Penulis: Nurhadi
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved