Dimutasi ke Kejari Banyumas, Eko Bambang Marsudi Tinggalkan Masalah di Wajo

Bahkan, aktivis anti-korupsi mencatat, ada dua poin penting dalam penilaian kinerja selama ini.

hardiansyah/tribunwajo.com
Eko Bambang Marsudi berfoto bersama Eman Suleman dan sejumlah jaksa di jajaran Kejari Wajo, di sela acara pelantikan, pengambilan sumpah dan serah terima jabatan Kajari Wajo di Makassar, Kamis (10/10/2019). 

TRIBUN-WAJO.COM, SENGKANG - Eko Bambang Marsudi, yang kini menjabat sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Banyumas, Jawa Tengah, meninggalkan sejumlah masalah di Kabupaten Wajo.

Salah satu yang disesalkan aktivis anti-korupsi, yakni tidak adanya yang spesial dari kerja Eko Bambang Marsudi selama menjabat sebagai Kajari Wajo sejak Agustus 2017 hingga Oktober 2019.

Bahkan, aktivis anti-korupsi mencatat, ada dua poin penting dalam penilaian kinerja selama ini.

Sekwan Masih Tunggu SK Penetapan Andi Ina Kartika dari DPP Golkar

Fahruddin Rangga Dicopot Jadi Ketua Fraksi Golkar DPRD Sulsel, Ada Apa ?

Bintang Sunny Akrtis Korea Kang Sora, Puji Sheryl Sheinafia Setelah Nonton Film Bebas, Ini Profil

Pertama, penuntasan sejumlah kasus korupsi yang ada di Kabupaten Wajo.

"Soal penuntasan korupsi, Kajari yang sebelum meninggalkan beberapa dugaan kasus korupsi, misalnya dugaan kasus korupsi dana Desa Awo," kata penggiat anti-korupsi di Anti Corruption Committee (ACC) Sulawesi, Hamka, Kamis (10/10/2019).

Kasus dugaan korupsi dana Desa Awo adalah satu dari sejumlah kasus korupsi yang tak jelas juntrungnya di meja jaksa Kejari Wajo.

Kedua, yakni transparansi Kejari Wajo dalam penanganan kasus.

"Kajari sebelumnya sangat tertutup dalam penanganan kasus. Kami (ACC) punya pengalaman mengirimkan surat, sampai saat ini tidak ada balasan surat dari Kejari Wajo," katanya.

Sekwan Masih Tunggu SK Penetapan Andi Ina Kartika dari DPP Golkar

Fahruddin Rangga Dicopot Jadi Ketua Fraksi Golkar DPRD Sulsel, Ada Apa ?

Bintang Sunny Akrtis Korea Kang Sora, Puji Sheryl Sheinafia Setelah Nonton Film Bebas, Ini Profil

Kini, Eko Bambang Marsudi tak lagi menjabat. Posisinya resmi diisi oleh Eman Suleman, yang sebelumnya berdinas di Kejaksaan Tinggi Kalimantan Tengah.

Lembaga tempat Hamka bergelut berharap, Kajaru Wajo yang baru, mampu membawa warna baru ketimbang pendahulunya.

"Kami (ACC) berharap kepada Kajari Wajo yang baru menjadikan dua poin tadi menjadi atensinya, sehingga memberikan harapan dalam penuntasan kasus-kasus dugaan korupsi di Kabupaten Wajo," katanya. (TribunWajo.com)

Laporan wartawan Tribun Timur @dari_senja

Langganan berita pilihan tribun-timur.com di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribuntimur

Follow akun instagram Tribun Timur:


Silakan Subscribe Youtube Tribun Timur:
Penulis: Hardiansyah Abdi Gunawan
Editor: Ansar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved