Rapat Koordinasi TP2AK, Bupati Enrekang: Tekan Stunting Tugas Kita Semua

Rapat Koordinasi TP2AK, Bupati Enrekang: Tekan Stunting Tugas Kita Semua

Rapat Koordinasi TP2AK, Bupati Enrekang: Tekan Stunting Tugas Kita Semua
TRIBUN TIMUR/MUH ASIZ ALBAR
Bupati Enrekang, Muslimin Bando (MB) menghadiri rapat koordinasi Tim Percepatan Anak Kerdil (TP2AK) dalam rangka kunjungan kerja dan suvervisi bersama program percepatan pencegahan stunting di Pendopo Rujabnya, Senin (9/10/2019). 

Rapat Koordinasi TP2AK, Bupati Enrekang: Tekan Stunting Tugas Kita Semua

TRIBUNENREKANG.COM, ENREKANG - Bupati Enrekang, Muslimin Bando (MB) mengajak seluruh elemen untuk ambil bagian dalam menekan angka stunting di Kabupaten Enrekang.

Hal itu, Ia sampaikan dalam rapat koordinasi Tim Percepatan Anak Kerdil (TP2AK) dalam rangka kunjungan kerja dan suvervisi bersama program percepatan pencegahan stunting di Pendopo Rujabnya, Senin (9/10/2019).

Menurut MB, Kabupaten Enrekang saat ini menjadi daerah dengan angka stunting tertinggi di Sulawesi Selatan.

Baca: Terduga Dalang Kerusuhan Papua Benny Wenda Pasang 6 Syarat Ketemu Jokowi, Wiranto Ungkap Bahayanya

Baca: Lowongan Kerja SMA D3 S1 - PT Astra Honda Motor Terima Karyawan Besar-besaran, Link Daftar Online

Baca: Cara Aktifkan Instagram Dark Mode, Mode Gelap Facebook, WhatsApp, Twitter, Gmail di Android dan iOS

Olehnya itu, sudah menjadi tugas semua stake holder khususnya seluruh OPD untuk bersinergi menekan stunting.

"Persoalan stunting ini adalah tugas kita semua, bukan hanya tugas Dinas Kesehatan. Tapi semua OPD termasuk camat dan desa," kata Muslimin Bando.

MB menjelaskan, salah satu hal untuk mencegah stunting adalah pemilihan bibit. Jika bibit tidam unggul jangan dulu bersama istri.

Bupati Enrekang, Muslimin Bando (MB) menghadiri rapat koordinasi Tim Percepatan Anak Kerdil (TP2AK) dalam rangka kunjungan kerja dan suvervisi bersama program percepatan pencegahan stunting di Pendopo Rujabnya, Senin (9/10/2019).
Bupati Enrekang, Muslimin Bando (MB) menghadiri rapat koordinasi Tim Percepatan Anak Kerdil (TP2AK) dalam rangka kunjungan kerja dan suvervisi bersama program percepatan pencegahan stunting di Pendopo Rujabnya, Senin (9/10/2019). (TRIBUN TIMUR/MUH ASIZ ALBAR)

"Pemilihan bibit juga penting, kalau kualitas sperma rusak, jangan dulu bersama istri, karena berpotensi hasilkan produk yang buruk," ujarnya.

Menurutnya, jangan salah cetak manusia, sebab manusia juga perlu dicetak sejak dari orang tua.

Istri ngidam jangan dibikin kaget. Apalagi dibuat sakit hati, karena akan pengaruhi kerdilnya anak jika ibu selalu kaget.

Halaman
123
Penulis: Muh. Asiz Albar
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved