Nurdin Halid Berhentikan Patahuddin Jadi Ketua DPD II Golkar Luwu

Pemberhentian Patahuddin berdasarkan Surat Keputusan (SK) nomor KEP -010/DPD-1/PG/X/2019 yang dikeluarkan DPD I pertanggal 3 Oktober 2019.

Nurdin Halid Berhentikan Patahuddin Jadi Ketua DPD II Golkar Luwu
Dok. Golkar Luwu
SK Pemberhentian Ketua DPD II Partai Golkar, Patahudding, digantikan pelaksana tugas, Madjid Tahir 

TRIBUNLUWU.COM, BELOPA - DPD I Golkar Sulawesi Selatan memberhentikan Ketua DPD II Golkar Luwu, Patahuddin, Rabu (9/10/2019).

Pemberhentian Patahuddin berdasarkan Surat Keputusan (SK) nomor KEP -010/DPD-1/PG/X/2019 yang dikeluarkan DPD I pertanggal 3 Oktober 2019.

185.500 Ekor Ayam Kampung Super Dibagikan di Luwu Utara

Istri Sampai Pingsan Saat Tahu Suami 2 Kali Mengintip Anak Gadis Tetangga Sedang Mandi Tanpa Busana

Kagetnya Ashanty Divonis Penyakit Berbahaya hingga Berobat ke Dokter Langganan Prabowo Subianto

Kunjungi SLB Taman Pelangi Soroako, Wabup Luwu Timur Ajak Warga Perhatikan Anak Berkebutuhan Khusus

Klok Bareng Tunangannya Keliling Bali Pakai Honda Vario

SK tersebut ditandatangani Ketua DPD I, Nurdin Halid dan Sekretaris Abdillah Natsir.

Dalam SK memutuskan Patahuddin digantikan oleh Madjid Tahir sebagai Pelaksana Tugas (Plt).

SK tersebut tidak dijelaskan alasan penggantian mantan calon bupati Luwu itu.

Setelah ditunjuk menjadi Plt, Madjid Tahir diberi tugas untuk melakukan konsolidasi internal dan mempersiapkan Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Luwu.

SK Pemberhentian Ketua DPD II Partai Golkar, Patahudding, digantikan pelaksana tugas, Madjid Tahir
SK Pemberhentian Ketua DPD II Partai Golkar, Patahudding, digantikan pelaksana tugas, Madjid Tahir (Dok. Golkar Luwu)

Musda akan digelar selambat-lambatnya dua bulan setelah SK tersebut dikeluarkan.

Madjid Tahir yang dihubungi belum memberikan konfirmasi atas penunjukkannya tersebut. (*)

185.500 Ekor Ayam Kampung Super Dibagikan di Luwu Utara

Sebanyak 107 Rumah Tangga Miskin Pertanian (RTMP) di Desa Bumi Harapan, Kecamatan Baebunta, Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan.

RTMP mendapat bantuan melalui program Bedah Kemiskinan Rakyat Sejahtera (Bekerja), kerjasama Pemda, Balai Inseminasi Buatan (BIB) Lembang, dan Kementerian Pertanian.

Bantuan tersebut diserahkan oleh Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani, Rabu (9/10/2019).

Istri Sampai Pingsan Saat Tahu Suami 2 Kali Mengintip Anak Gadis Tetangga Sedang Mandi Tanpa Busana

Kagetnya Ashanty Divonis Penyakit Berbahaya hingga Berobat ke Dokter Langganan Prabowo Subianto

Seminar Nasional Pasar Modal di STIE Nobel Indonesia Makassar

Bantuan berupa pakan ayam sebanyak 16.050 kg, obat-obatan ternak, serta 50 ekor ayam kampung super untuk masing-masing RTMP.

Indah Putri menyebutkan, antusiasme masyarakat yang mendapat bantuan sangat besar.

Sehingga pemerintah juga begitu bersemangat.

"Hal ini patut disyukuri, di Luwu Utara kita akan distribusikan 185.500 ekor ayam kampung super. Besar harapannya ayam-ayam tersebut dipelihara dengan baik," terang dia.

Istri Muhammad Fauzi berharap, ayam yang sudah didistribusikan agar dikembangbiakkan, jangan malah berkurang.

"Nantinya akan kita evaluasi dan diharapkan akan ada perkembangan, minimal jumlah ayamnya bertambah. Sehingga program ini betul-betul dapat berdampak mensejahterahkan keluarga, karena itulah tujuan akhir kita melalui program ini," tuturnya. (*)

Capaian Program Pansimas di Luwu Utara Sudah Capai 95,77 Persen

Bupati Luwu Utara Indah Putri Indriani, membuka sosialisasi kabupaten program penyediaan air minum dan sanitasi berbasis masyarakat (Pamsimas) III tahun 2019, dan peminatan desa hamp dan hid tahun 2020.

Kegiatan itu berlangsung di Aula Lagaligo, Kantor Bupati Luwu Utara, Jl Simpurusiang, Kelurahan Bone Tua, Kecamatan Masamba, Senin (7/10/2019).

Dihadiri Ketua Central Project Management Unit (CPMU) program Pansimas Suaib Mansur, koordinator kabupaten Rafiuddin, dan camat.

147 Mahasiswa Ikuti Pekan Seni Unhas 2019, Ini Daftar Lombanya

Kunjungi SLB Taman Pelangi Soroako, Wabup Luwu Timur Ajak Warga Perhatikan Anak Berkebutuhan Khusus

Athirah Tour Berangkatkan 94 Jamaah Umrah

Suaib yang juga Kepala Dinas PUPR Luwu Utara dalam laporannya menyampaikan, bahwa capaian Pamsimas pada tahun 2019 sudah 95,77 persen.

"Capaian ini cukup besar dibanding angka nasional," kata Suaib.

Namun menurutnya, program Pamsimas masih sangat dibutuhkan mengingat beberapa desa masih membutuhkan sanitasi dan air bersih.

"Tahun 2019 ada desa sasaran baru yaitu 10 desa, 8 yang anggarannya dari APBN dan 2 dari APBD," katanya.

Sementara itu, Bupati Luwu Utara Indah Putri Indriani mengatakan, bahwa air merupakan kebutuhan utama manusia untuk hidup.

Capain 95,77 persen menurutnya adalah angka yang cukup tinggi, apabila bicara tentang capaian air minum.

Indah mengigatkan agar data yang disajikan tidak berdasarkan filing, harus dipastikan betul dan difalidasi.

"Jangan sampai nanti data sudah 100 persen, namun masi ada warga kita yang belum mengakses air bersih. Tugas kita cari tahu di desa mana saja dan di rumah mana saja yang belum mengakses air bersih," pinta Indah.

Pada kesempatan itu, ia juga meminta kepada seluruh camat untuk memperhatikan peningkatan layanan dasar yang ada di daerah masing-masing, seperti kesehatan dan pendidikan.

Laporan Wartawan TribunLuwu.com, @desy_arsyad

Langganan berita pilihan tribun-timur.com di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribuntimur

Follow akun instagram Tribun Timur:

Silakan Subscribe Youtube Tribun Timur:
Penulis: Desy Arsyad
Editor: Syamsul Bahri
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved