Lahan di Bendungan Paselloreng Masih Berpolemik, Warga Datangi Kantor DPRD Wajo

Lahan seluas 18 hektar di Desa Minangatellue, Kecamatan Maniangpajo tersebut masih dipolemikkan sejumlah pihak.

Lahan di Bendungan Paselloreng Masih Berpolemik, Warga Datangi Kantor DPRD Wajo
hardiansyah/tribunwajo.com
Salah satu pihak masyarakat yang merasa berhak atas lahan tersebut di Bendungan Paselloreng mendatangi Kantor DPRD Wajo, Rabu (9/10/2019). 

TRIBUN-WAJO.COM, SENGKANG - Lahan yang bakalan terdampak genangan Bendungan Paselloreng masih berpolemik.

Lahan seluas 18 hektar di Desa Minangatellue, Kecamatan Maniangpajo tersebut masih dipolemikkan sejumlah pihak.

Salah satu pihak yang merasa berhak atas lahan tersebut pun mendatangi Kantor DPRD Wajo, Rabu (9/10/2019).

Masuk Top 10 Wonderful Indonesia Event 2019, Ayo Ramaikan F8 Makassar di Citraland City Losari

VIDEO; Muslimin Bando Lantik 62 Pejabat Pemkab Enrekang

VIRAL Dikubur Sore Hari, Sunarto Pulang ke Rumah Malam Harinya, Berikut Kronologi & Faktanya

Salah satu perwakilan masyarakat, Andi Amiruddin menyebutkan, lahan yang disengketakan tersebut telah diajukan untuk dilakukan pembayaran, sementara sengketa belum menemui titik terang.

Padahal, lahan tersebut adalah tanah adat masyarakat dan diklaim oleh salah satu pihak.

"Lahan yang masih proses sengketa tersebut telah dilakukan pemberkasan ganti rugi oleh pemerintah desa dan BPN tanpa ada kesepakatan sebelumnya," katanya.

Sementara, Kepala BPN/ATR Kabupaten Wajo, Sa'pang Allo menyebutkan, pengajuan daftar nominatif ke 26 nama yang terdaftar dalam lahan tersebut belum final.

"Ini belum final, dan masih berproses. Kalau berlanjut ke proses sengketa dan masuk ke pengadilan, dilakukan penitipan ganti rugi di pengadilan terkait objek masih dipersengketakan," katanya.

Masuk Top 10 Wonderful Indonesia Event 2019, Ayo Ramaikan F8 Makassar di Citraland City Losari

VIDEO; Muslimin Bando Lantik 62 Pejabat Pemkab Enrekang

VIRAL Dikubur Sore Hari, Sunarto Pulang ke Rumah Malam Harinya, Berikut Kronologi & Faktanya

Lebih lanjut, Sa'pang Allo menjamin tidak ada pembayaran ganti rugi untuk lahan tersebut tersebut sebelum sengketa tersebut usai.

"Dipastikan tidak ada pembayaran, kalau ada dan masih bersengketa kita titip pembayarannya di pengadilan," katanya.

Halaman
12
Penulis: Hardiansyah Abdi Gunawan
Editor: Ansar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved