12 Anak Panti Asuhan Mawaddah Warahmah Labakkang Pangkep Dibawa Kabur Juru Masak

"Kami juga tidak usir juru masaknya, dia bahkan keluar malam-malam tanpa sepengetahuan kami. Itu jelas melanggar aturan," ujarnya.

12 Anak Panti Asuhan Mawaddah Warahmah Labakkang Pangkep Dibawa Kabur Juru Masak
munji
Pengurus panti Asuhan Mawaddah Warahmah di Erasa, Kecamatan Labakkang Pangkep mengklarifikasi info yang beredar di sosial media terkait 12 anak asuhnya diusir dari panti, Rabu (9/10/2019). ( 

TRIBUNPANGKEP.COM, LABAKKANG- Pengurus panti Asuhan Mawaddah Warahmah Labakkang Pangkep mengklarifikasi info yang beredar di sosial media terkait 12 anak asuhnya dibawa kabur juru masak hingga diusir dari panti.

Pembina Panti Asuhan, H Andi Syamsu Alam mengklarifikasi hal tersebut dan mengatakan itu tidak benar.

INFO CPNS 2019 Dibuka November, Segini Gaji Pendaftar/Pelamar Lulusan SMA, Bisa Kredit Rumah/Mobil

Disdukcapil Pinrang Sediakan Pelayanan Jemput Bola di Wilayah Terpencil

Nurdin Halid Berhentikan Patahuddin Jadi Ketua DPD II Golkar Luwu

Istri Bupati Pinrang Silaturahmi Bersama Dharma Wanita Kominfo, Ini Pesannya

Klok Bareng Tunangannya Keliling Bali Pakai Honda Vario

"Kami ingin klarifikasi berita yang berkembang di sosial media, kami tidak menelantarkan 12 anak panti ini. Tidak mungkin lembaga seperti Aisyiah dan berada dibawah naungan Muhammadiyah ini mengusir dan menzolimi mereka. Itu tidak benar," ujarnya kepada TribunPangkep.com di Panti Asuhan Mawaddah Warahmah Labakkang, Rabu (9/10/2019).

Bahkan, Andi Syamsu mengaku juru masak ini pergi tanpa pamit dari pengurus panti dan membawa kabur 12 anak panti.

"Dia bawa anak panti 12 orang ini kabur dari panti dan dibawa ke Pangkajene Pangkep untuk tinggal bersama. Publik harus tahu kalau pihak panti tidak melakukan pengusiran 12 anak ini, tetapi mereka itu pergi dibawa tanpa persetujuan kami," ungkapnya.

Selain itu, pihaknya juga mengaku tidak mengusir juru masak, melainkan juru masak tersebut keluar dari panti tanpa pamit.

"Kami juga tidak usir juru masaknya, dia bahkan keluar malam-malam tanpa sepengetahuan kami. Itu jelas melanggar aturan," ujarnya.

Ketua Pimpinan Daerah Aisyiyah Pangkep, Sri Hajati Fachrul juga menambahkan, Aisyiyah sejalan dengan Amar Ma'ruf Nahi Mungkar dan tidak mungkin panti asuhan Mawaddah Warahmah tersebut melakukan pengusiran.

"Tidak mungkin kami lakukan pengusiran. Tentu ini merusak nama baik Aisyiyah dan Siti Aminah ini tidak jangan membawa nama Aisyiyah," ungkapnya.

Bahkan, jika alasan juru masak ingin keluar karena mandiri itu akan diperbolehkan jika prosesnya sesuai aturan.

Halaman
123
Penulis: Munjiyah Dirga Ghazali
Editor: Syamsul Bahri
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved