13 Hari IPA Pattontongan Mati Total PDAM Maros Klaim Rugi, Berapa itu?

Kerugian tersebut, gegara tidak beroperasinya Instalasi Pengolahan Air (IPA) Pattontongan.

13 Hari IPA Pattontongan Mati Total PDAM Maros Klaim Rugi, Berapa itu?
amiruddin/tribun-timur.com
Direktur PDAM Maros, Abdul Baddar 

TRIBUN-MAROS.COM, TURIKALE - Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Maros mengalami kerugian sekitar Rp 343 juta.

Kerugian tersebut, gegara tidak beroperasinya Instalasi Pengolahan Air (IPA) Pattontongan.

IPA Pattontongan diketahui mati total, atau tidak beroperasi sejak 25 September lalu.

"Pelayanan mati total sejak 13 hari terakhir. Kerugian diperkirakan Rp 26,4 juta perhari, atau sekitar Rp 343 juta selama 13 hari," kata Direktur PDAM Maros, Abdul Baddar, kepada tribun-maros.com, Selasa (8/10/2019).

Kebohongan Besar Raul Lemos Saat Pacari Krisdayanti Terbongkar, Yuni Shara Kaget, Simak Profilnya

Makassar Tuan Rumah Pentas PAI 2019, Segini Jumlah Warga Bakal Padati Asrama Haji

Media FC Tumbangkan Beringin 1-0, Ini Pencetak Golnya

Baddar menambahkan, IPA Pattontongan mati total, gegara tidak adanya suplai air dari Bendungan Lekopancing, Maros.

Bendungan di Desa Pucak, Kecamatan Tompobulu, Maros itu memang diketahui dalam kondisi mengering akibat kemarau.

Padahal, IPA Pattontongan merupakan sumber air bersih bagi pelanggan PDAM Maros, khususnya wilayah Kecamatan Mandai, Marusu, dan Tanralili.

"Ada sekitar 7 ribu lebih pelanggan PDAM yang terdampak gegara IPA Pattontongan mati total," ujarnya.

Kebohongan Besar Raul Lemos Saat Pacari Krisdayanti Terbongkar, Yuni Shara Kaget, Simak Profilnya

Makassar Tuan Rumah Pentas PAI 2019, Segini Jumlah Warga Bakal Padati Asrama Haji

Media FC Tumbangkan Beringin 1-0, Ini Pencetak Golnya

Baddar mengaku pelayanan kepada pelanggan PDAM menjadi terganggu gegara tak beroperasinya IPA Pattontongan.

"Pelayanan pasti terganggu, makanya kami setiap hari menyuplai air bersih kepada daerah terdampak, secara gratis," tuturnya.

Halaman
12
Penulis: Amiruddin
Editor: Ansar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved