Kasat Binmas Polrestabes Makassar AKBP Adzan Subuh, Ganti Nama Setelah Alami Peristiwa Ini

Tidak sedikit orang tua yang memberikan nama ke anaknya dengan menggunakan nama-nama tokoh atau panutan dengan harapan dapat mengikuti jejak sang toko

Kasat Binmas Polrestabes Makassar AKBP Adzan Subuh, Ganti Nama Setelah Alami Peristiwa Ini
Muslimin Emba/Tribun Timur
Kasat Binmas Polrestabes Makassar AKBP Adzan Subuh saat berbincang santai dengan awak tribun, Selasa (8/10/2019) siang. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Pemberian nama bagi kebanyakan orang tua, merupakan doa atau harapan bagi anak-anaknya.

Tidak sedikit orang tua yang memberikan nama ke anaknya dengan menggunakan nama-nama tokoh atau panutan dengan harapan dapat mengikuti jejak sang tokoh.

Gisel Gading Rujuk? Nangis-nangis & Bingung Jawab Saat Gempi Minta Bobo Bertiga, Wijin Tak Disebut

Gadis 17 Tahun Disetubuhi Hingga Hamil 2 Bulan, Pelaku Paman atau Ayah Kandung?

Ketua MK Hamdan Zoelva Sebut Mustahil Jokowi Dimakzulkan karena Perppu, Ini Profilnya

Di Australia, Nurdin Abdullah Ungkap Pengelolaan Air di Sulsel Kurang MaksimalIrwandi Burhan Ketua DPRD Definitif dan Indra Jaya Wakil, Legislator Bone Lakukan ini

Namun, berbeda dengan perwira polisi di Kota Makassar ini.

Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Adzan Subuh yang kini menjabat sebagai Kasat Binmas Polrestabes Makassar.

Nama Adzan Subuh yang diberikan orang tuanya itu terbilang unik.

Bukan karena nama itu merupakan nama seorang tokoh. Melainkan, munculnya nama Adzan Subuh itu didasari atas kejadian aneh yang dialami Adzan Subuh di waktu kecil.

Ya, Adzan Subuh yang bernama lahir Ahmad Hibawah dirubah oleh kakeknya lantaran ia sering mengalami sakit saat rambutnya dipotong atau dicukur.

Kasat Binmas Polrestabes Makassar AKBP Adzan Subuh saat berbincang santai dengan awak tribun, Selasa (8/10/2019) siang.
Kasat Binmas Polrestabes Makassar AKBP Adzan Subuh saat berbincang santai dengan awak tribun, Selasa (8/10/2019) siang. (Muslimin Emba/Tribun Timur)

" Nama lahir saya keren sebenarnya, Ahmad Hibawah. Tapi pada saat saya kecil, rambut saya panjang sampai segini (bahu) dan tidak bisa dipotong. Kalau rambut saya dipotong pasti sakit, boleh percaya atau tidak dan itu berlangsung sampai saya masuk umur 5-6 tahun" kata Adzan Subuh saat berbincang santai dengan awak tribun, Selasa (8/10/2019) siang.

Dari fenomena itu, orang tua Ahmad Hibawah kecil pun berinisiatif mengganti nama menjadi Adzan Subuh.

Seolah tak ada perencanaan, nama Adzan Subuh itu muncul seketika kakeknya pulang dari masjid menunaikan salat subuh.

Halaman
123
Penulis: Muslimin Emba
Editor: Syamsul Bahri
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved