Ini Pengobatan Mirror Syndrome: Kondisi Penyebab Meninggalnya Bayi Kembar Irish Bella & Ammar Zoni

Ini Pengobatan Mirror Syndrome: Kondisi Penyebab Meninggalnya bayi kembar Irish Bella & Ammar Zoni

Screen IG @irishbella
Ini Pengobatan Mirror Syndrome: Kondisi Penyebab Meninggalnya Bayi Kembar Irish Bella & Ammar Zoni 

"Prosedur ini tidak otomatis seratus persen berhasil. Kalau dilihat statistiknya, keberhasilan membantu pasien kembar TTTS ini 80 persen keberhasilannya, 20 persen dia gagal. Macam-macam kegagalannya, banyak faktor," kata Gatot.

"Jadi selain ada yang berhasil, ada yang juga gagal. Kegagalan itu tegantung stage-nya," lanjut Gatot.

Ketika Irish datang ke rumah sakit, lanjut Gatot, janin bintang sinetron Cinta Suci itu sudah dalam kondisi stage 4 dari lima stage yang ada.

"Jadi Irish datang Jumat pagi, sudah stage 4 (kondisi bahaya). Janine yang resipien (penerima darah) sudah bengkak jantungnya. Seluruh tubuh bengkak dan pertumbuhannya kecil," kata Gatot menjelaskan.

Kenali Gejala Mirror Syndrome, Penyakit Langka yang Dialami Irish Bella hingga Bayi Kembarnya Wafat

Tanpa Olahraga, 5 Kebiasaan di Malam Hari Ini Ternyata Bisa Membuat Perut Buncit Jadi Rata

Bacaan Niat, Tata Cara dan Manfaat Puasa Senin Kamis, Bisa untuk Diet hingga Cegah Penyakit Kanker

Irish disebut mengalami Mirror Syndrome yang berawal dari kondisi bayi kembar yang dikandung istri Ammar Zoni itu mengalami kondisi Twin-to-twin transfusion syndrome (TTTS).

Artinya, pembuluh darah dua janin kembar itu berhubungan, sehingga salah satu janin 'memberi' darah kepada janin kedua.

Irish Bella dan foto USG janin kembarnya sebelum keguguran.
Irish Bella dan foto USG janin kembarnya sebelum keguguran. (Kolase Instagram/@_irishbella_)

TTTS bisa mengakibatkan komplikasi ke ibu, salah satunya Mirror Syndrome yang merupakan keadaan ketika janin mengalami hydrops (bengkak seluruh tubuh) yang menyebabkan ibu juga mengalami kondisi yang sama.

Namun pada ibu, kondisi ini bisa disertai preeklamsia atau toxemia kehamilan, kelainan atau gangguan progresif yang ditandai kehadiran protein dalam urine serta tingginya tekanan darah.

"Sekarang kondisi ibu bagus, tekanan darah bagus. Kemarin pas di kamar operasi (tekanan darah) sampai 180/90," kata Gatot.

Halaman
1234
Editor: Hasrul
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved