BLAK-BLAKAN Rocky Gerung Alasan Pantang Puji Kinerja Jokowi, Bandingkan dengan Sikap Denny Siregar

Akademisi Rocky Gerung tak akan pernah memberikan pujian pada prestasi kinerja Presiden Jokowi. Sebaliknya, Denny Siregar Mati-matian Puji Jokowi

BLAK-BLAKAN Rocky Gerung Alasan Pantang Puji Kinerja Jokowi, Bandingkan dengan Sikap Denny Siregar
Istimewa
BLAK-BLAKAN Rocky Gerung Alasan Pantang Puji Kinerja Jokowi, Bandingkan dengan Sikap Denny Siregar 

Mengapa Rocky Gerung begitu agresif menyoroti berbagai sisi kelemahan Presiden Jokowi dan tak pernah sedikit pun memberikan apresiasi atau pujian kepada kepala negara? 

Lantas mengapa pula Rocky Gerung sering mendungu-dungukan orang lain, termasuk kepada pengacara senior Ruhut Sitompul hingga dibalas kata-kata Ruhut Sitompul agar Rocky Gerung ngaca (bercermin)?

Rupanya Rocky Gerung punya jawaban-jawaban yang para penanya yang 'gemes' padanya. 

Soal sering menyoroti keburukan Jokowi dan tiada pernah mengapresiasinya, tentu Rocky Gerung punya jejak rekam yang panjang soal itu. 

Karena sering Rocky Gerung mengritik Jokowi, munculah pertanyaan soal mengapa tak pernah menghargai kinerja kepala negara. 

Tentu bukan tanpa alasan kalau akademisi Rocky Gerung melontarkan keengganannya mengapresiasi kinerja pemerintah.

Ia pun menyiapkan alasan kuat versi dia. 

Saat muncul di acara talk show QnA (Question and Answer) di layar Metro TV dengan tema 'Dicari Warganet' yang ditayangkan pada Minggu (7/10/2019) malam, Rocky Gerung membeberkan semuanya.

Cerita berawal saat presenter dan penyiar radio Ary Kirana mengomentari pernyataan Rocky Gerung yang membuka ruang argumentasi untuk mengkritik regulasi pemerintah.

"Tadi abang (Rocky) bilang abang ingin menciptakan sebuah ruang untuk berargumentasi supaya pemerintah, dengan kebijakan dan keputusannya, seperti dipertanyakan kembali apakah ini benar dan baik untuk masyarakat dan Indonesia," tutur Ary Kirana.

Presiden Jokowi dan Rocky Gerung
Presiden Jokowi dan Rocky Gerung (Kolase TribunMataram.com/ Sumber: Metro TV)
Halaman
1234
Editor: Anita Kusuma Wardana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved