Honorer SMAN 9 Wajo Nangis di Kantor DPRD Wajo, Berikut Curhatnya

Mereka menceritakan kepiluan yang dideritanya kepada legislator. Salah satu honorer, Novel Tri Nuryana Harahap, sambil berurai air mata.

Honorer SMAN 9 Wajo Nangis di Kantor DPRD Wajo, Berikut Curhatnya
hardiansyah/tribunwajo.com
Guru honorer yang dipecat di SMAN 9 Wajo, Novel Tri Nuryana Harahap menangis menceritakam polemik honorer dan pihak Kepala Sekolah di Kantor DPRD Wajo, Senin (7/10/2019). 

TRIBUN-WAJO.COM, SENGKANG - Air mata guru honorer SMAN 9 Wajo bercucuran di kantor DPRD, Senin (7/10/2019).

Mereka menceritakan kepiluan yang dideritanya kepada legislator.

Salah satu honorer, Novel Tri Nuryana Harahap, sambil berurai air mata.

Dikisahkannya seteru sejumlah honorer di SMAN 9 Wajo dengan pihak Kepala Sekolah.

"Ini sejak awal tahun ajaran baru (2019), sempat dipertemukan oleh pihak Cabang Dinas (Disdik wilayah IV) tapi tidak ada kejelasan," katanya.

Mama Muda Sudah Hampir Dicumbui Teman Suami, Gagal saat Berusaha Lepas Pakaian Dalam, Kronologi

Sibuk Sebagai Rektor Unibos, Prof Saleh Pallu Tetap Aktif Ngajar di Unhas

Curi Sparepart Mobil, Dua Warga Sidrap Diringkus Satreskrim Polres Barru

Dirinya, bersama sejumlah guru honorer lainnya yang diberhentikan sepihak, hanya berharap bisa mengajar lagi.

Bersama sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam aliansi mahasiswa dan masyarakat peduli pendidikan, Novel dan lainnya membawa enam poin tuntutan.

Pertama, menyuarakan aspirasi tentang aspirasi yang memihak kepada guru honorer.

Kedua, menuntut kebijakan yang melindungi dan memanusiakan guru honorer.

Ketiga, mengembalikan hak, harkat dan martabat guru honorer yang ada di SMAN 9 Wajo.

Halaman
12
Penulis: Hardiansyah Abdi Gunawan
Editor: Ansar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved