Dosen Unismuh Perkenalkan Alat Pengering Rumput Laut

Riskawati mengatakan, alat pengering rumput laut rancangannya itu dirancang memiliki beberapa kelebihan, antara lain dapat digunakan

Dosen Unismuh Perkenalkan Alat Pengering Rumput Laut
Asnawin, Humas Unismuh Makassar
Alat pengering rumput laut ciptaan Dosen Unismuh Makassar, Riskawati SPd MPd

Citizen Reporter

Asnawin
Humas Unismuh Makassar
Melaporkan dari Makassar

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Dosen Unismuh Makassar, Riskawati SPd MPd, beserta timnya membuat alat pengering rumput laut yang efektif dan efisien, dan alat tersebut kemudian diperkenalkan kepada pengusaha dan petani rumput laut di Kabupaten Bantaeng.

 Riskawati mengatakan, alat pengering rumput laut rancangannya itu dirancang memiliki beberapa kelebihan, antara lain dapat digunakan pada musim hujan, serta dapat menghasilkan rumput laut yang bersih dan higienis, karena tidak bersentuhan langsung dengan tanah atau benda apapun pada saat proses pengeringan.

“Alat ini digunakan dengan bantuan tenaga listrik untuk pemanasan bagian atas dan bantuan lilin untuk pemanasan bagian bawah. Selain memiliki kelebihan alat ini juga memiliki kekurangan yaitu kapasitas rumput laut yang dikeringkan hanya dalam jumlah kecil karena keterbatasan muatan alat tersebut,” ungkap Riskawati, kepada wartawan di Makassar, Sabtu, 05 Oktober 2019.

Akan tetapi dengan dilakukannya kegiatan PKM, dapat memberikan gambaran serta pengetahuan kepada pengusaha rumput laut untuk membuat alat pengering yang efektif dan efisien dalam muatan yang cukup besar.

Pada kegiatan uji coba alat dengan menggunakan rumput laut dengan massa 2.000 gr atau 2 kg dikeringkan pada suhu sekitar 550C membutuhkan waktu 190 menit sedangkan pengeringan rumput laut menggunakan bantuan sinar matahari (dijemur) dengan massa yang sama membutuhkan waktu 330 menit.

Berdasarkan data hasil uji coba tersebut dapat disimpulkan bahwa waktu pengeringan dengan menggunakan teknologi pengering rumput laut lebih cepat dibandingkan pengeringan dengan bantuan sinar matahari.

Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved