Diduga Tertabrak Rantis Polisi, Irfan Pertanyakan Sikap Kapolda Sulsel

Diduga Tertabrak Rantis Polisi, Irfan Rahmatullah Pertanyakan Sikap Kapolda Sulsel

Diduga Tertabrak Rantis Polisi, Irfan Pertanyakan Sikap Kapolda Sulsel
TRIBUN TIMUR/MUSLIMIN EMBA
Makassar, Sabtu (5/10/2019). 

Diduga Tertabrak Rantis Polisi, Irfan Rahmatullah Pertanyakan Sikap Kapolda Sulsel

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Irfan Rahmatullah (37), driver ojek online (ojol) yang turut menjadi korban saat polisi membubarkan unjuk rasa ricuh di Jl Urip Sumoharjo, Makassar, Jumat (27/9/2019) malam, masih menjalani perawatan di RS Bhayangkara, Makassar, Sabtu (5/10/2019) siang.

Irfan (begitu dia disapa) sudah sepeakan terakhir terbaring di ruang perawatan pasca menjalani operasi patah tulang akibat diseruduk kendaraan taktis tambora.

"Sudah baikan pascaoperasi, masih di kamar proses perawatan ini," katanya kepada tribun.

Namun, ia mengaku heran dengan sikap Kapolda Sulsel Irjen Pol Mas Guntur Laupe, yang tidak kunjung membesuknya.

Baca: Kapolres Pangkep Cek TKP Laka Lantas Sanrangan, Ini Imbauannya untuk Pengendara

Baca: Hari Ini Pendaftaran Calon Kepala Daerah di PKS Majene Berakhir

Baca: Paket Umrah 11 Hari Siti Namirah Wisata, Mulai Rp 24 Jutaan, Intip Fasilitasnya

Padahal, Irfan mengaku, punya beberapa pertanyaan kepada Mas Guntur Laupe terkait status penabrak dirinya.

"Saya maunya pak Kapolda (Irjen Pol Mas Guntur Laupe) membesuk korban sebagai bentuk empati atas insiden tabrakan. Yang kedua menjelaskan ke keluarga status yang tabrak saya," kata Irfan.

Makassar, Sabtu (5/10/2019).
Makassar, Sabtu (5/10/2019). (TRIBUN TIMUR/MUSLIMIN EMBA)

Selain itu, patah tulang paha yang diderita Irfan membutuhkan waktu penyembuhan yang terbilang cukup lama.

"Yang ketiga itu kan dokter sudah vonis saya minimal tiga bulan pakai tongkat tidak boleh ada beban. Bagaimana kehidupan keluarga saya yang selama ini saya nafkahi hanya dengan ojek online, anak saya masih kecil kasihan," ujarnya.

Sebelumnya diberitakan tribun, Irfan yang tertabrak kendaraan rantis polisi di Jl Urip Sumoharjo, meninggalkan perawatan di RS Ibnus Sina karena tidak cukup biaya.

Halaman
123
Penulis: Muslimin Emba
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved