Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Hati-hati! Cuaca Panas dan Angin Kencang Bisa Terpa Pengendara di Parepare

Ditengah cuaca yang panas dan anging bertiup tiba-tiba kencng, bisa membuat kendaraan oleng terbawa terpaan angin.

Tayang:
Penulis: Darullah | Editor: Syamsul Bahri
Darullah/Tribun Parepare
Kapolres Parepare, AKBP Pria Budi 

TRIBUN-PAREPARE.COM, PAREPARE - Kapolres Parepare, AKBP Pria Budi, menghimbau pengendara agar berhati-hati dalam berkendara ditengah cuaca angin kencang seperti sekarang ini.

Ditengah cuaca yang panas dan anging bertiup tiba-tiba kencang, bisa membuat kendaraan oleng terbawa terpaan angin.

BUKAN OKTOBER Pendaftaran CPNS Dibuka November 2019 Guru Terbanyak, 5 Dokumen Wajib & Jadwal Seleksi

2 Kali Gadis ini Diperkosa Ayah Tiri, Bukannya Dibela Dia Malah Diginiin Saat Mengadu ke Ibu Kandung

Warga Desa Tondongkura Pangkep Panen Kacang, Bandingkan Harga dari Petani dan Pasar

Tim Pakem Enrekang Gelar Rapat Koordinasi, Bahas Tangkal Penyebaran Aliran Sesat

Ditlantas Polda Sulbar Persembahkan Kado Istimewah di HUT ke 74 TNI

" Hal ini biasa sangat rawan untuk terjadinya kecelakaan lalulintas," kata Pria Budi kepada TribunParepare.com, Kamis (3/10/2019) siang.

Kadang banyak yang berkendara dengan laju, karena ingin mengindari panas. Tapi saat angin kencang tiba-tiba datang, kondisi seperti itu bisa membuat kecelakaan lalu lintas." ungkap Kapolres Parepare.

Kapolres Parepare, AKBP Pria Budi
Kapolres Parepare, AKBP Pria Budi (Darullah/Tribun Parepare)

Buat pengendara roda dua kata Pria Budi, diharuskan menggunakan helm berstandar Nasional (SNI).

" Bagi pengendara roda dua, atau motor. Sekiranya selalu safety riding dan menggunakan helm SNI," harapnya.

" Helm sangat penting, agar bisa melindungi pengendara dari debu yang ditimbulkan oleh hembusan angin kencang," imbuhnya.

Selain untuk untuk keselamatan, helm bisa melindungi kita dari debu dan cahaya panas matahari, jelasnya. (*)

VIDEO: Ketua DPC II Parepare Hiswana Migas Minta Pemerintah Perhatikan BBM untuk Kelompok Tani

 Ketua DPC II Hiswana Migas Parepare, H Syamsul Alam La Sattung menyampaikan saat ini tak ada alokasi khusus untuk Bahan Bakar Minyak (BBM) kepada kelompok tani.

Hal ini dia sampaikan Musyawarah Cabang IX Dewan Pengurus Cabang (DPC) II Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas (Hiswana Migas) Parepare menggelar di Hotel Gammara, Jl Metro Tanjung Bunga, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis (3/10/2019).

Segera Nikah? Ayu Ting Ting Akhirnya Luluh Minta Ivan Sahabat Ruben Antar Anaknya Bilqis ke Sekolah

Kalla Business School Sambut Mahasiswa Baru, Ini Jadwal Kuliah Perdananya

BI-Unhas Gelar Forum Penulis Populer Akademisi, Hadirkan Narasumber Pekerja Media

Menurutnya, menurut data BPH Migas, Sulawesi Barat masuk dalam zona yang melakukan penyimpangan untuk BBM.

"Jadi pemerintah di sini seharusnya mendorong supaya Sulbar tak menjadi pengguna BBM yang melakukan penyimpangan," katanya.

Menurutnya, ada tiga pengguna BBM di Sulawesi Barat yakni Perkebunan Inti Rakyat (PIR), plasma dan perkebunan milik masyarakat.

Segera Nikah? Ayu Ting Ting Akhirnya Luluh Minta Ivan Sahabat Ruben Antar Anaknya Bilqis ke Sekolah

Kalla Business School Sambut Mahasiswa Baru, Ini Jadwal Kuliah Perdananya

BI-Unhas Gelar Forum Penulis Populer Akademisi, Hadirkan Narasumber Pekerja Media

Menurutnya, PIR dan Plasma mendapatkan jatah kuota BBM industri.

Tapi, perkebunan masyarakat tak mendapatkan kuota sehingga menggunakan BBM dari Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU).

Apa saja keresahan dari H Syamsul Alam, berikut videonya!

Laporan wartawan TribunParepare.com, Darullah, @uull_darullah

Langganan berita pilihan tribun-timur.com di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribuntimur

Follow akun instagram Tribun Timur:

Silakan Subscribe Youtube Tribun Timur:

 

 
 

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved