Berita Foto

Foto-foto Tim Mahasiswa FTI dan Fakultas Kedokteran UMI, ACT, MRI, Layani 176 Pengungsi dari Wamena

Tim Relawan dan Bantuan Kemanusiaan Mahasiswa Fakultas Teknologi Industri ( FTI ) Universitas Muslim Indonesia ( UMI ) kembali melayani pengungsi dari

Foto-foto Tim Mahasiswa FTI dan Fakultas Kedokteran UMI, ACT, MRI, Layani 176 Pengungsi dari Wamena - fti-umi-wamena-7-3102019.jpg
DOK FTI UMI
Foto-foto Tim Mahasiswa FTI dan Fakultas Kedokteran UMI, ACT, MRI, Layani 176 Pengungsi dari Wamena - fti-umi-wamena-3-3102019.jpg
DOK FTI UMI
Foto-foto Tim Mahasiswa FTI dan Fakultas Kedokteran UMI, ACT, MRI, Layani 176 Pengungsi dari Wamena - fti-umi-wamena-1-3102019.jpg
DOK FTI UMI
Foto-foto Tim Mahasiswa FTI dan Fakultas Kedokteran UMI, ACT, MRI, Layani 176 Pengungsi dari Wamena - fti-umi-wamena-2-3102019.jpg
DOK FTI UMI
Foto-foto Tim Mahasiswa FTI dan Fakultas Kedokteran UMI, ACT, MRI, Layani 176 Pengungsi dari Wamena - fti-umi-wamena-4-3102019.jpg
DOK FTI UMI
Foto-foto Tim Mahasiswa FTI dan Fakultas Kedokteran UMI, ACT, MRI, Layani 176 Pengungsi dari Wamena - fti-umi-wamena-5-3102019.jpg
DOK FTI UMI
Foto-foto Tim Mahasiswa FTI dan Fakultas Kedokteran UMI, ACT, MRI, Layani 176 Pengungsi dari Wamena - fti-umi-wamena-6-3102019.jpg
DOK FTI UMI

TRIBUN-TIMUR.COM - Tim Relawan dan Bantuan Kemanusiaan Mahasiswa Fakultas Teknologi Industri ( FTI ) Universitas Muslim Indonesia ( UMI ) kembali melayani pengungsi dari Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua, di Lanud Hasanuddin, Mandai, Kabupaten Maros, Sulsel, Kamis (3/10/2019).

Tim ini bekerja sama dengan kelompok relawan lainnya, yakni Tim Bantuan Medis Fakultas Kedokteran UMI, Aksi Cepat Tanggap ( ACT ) dan Masyarakat Relawan Indoensia ( MRI ) Sulsel.

Turut hadir Dekan FTI UMI, Zakir Sabara H Wata.

Sebanyak 176 pengungsi korban konflik horizontal tersebut diberi pelayanan medis dan makanan.

Khusus anak-anak, diberi susu untuk memenuhi kebutuhan gizinya.

Dari 176 pengungsi, sebanyak 75 yang berasal dari Sulsel, ditampung sementara di Asrama Haji Sudiang, Makassar, Sulsel.

Sementara 101 lainnya selanjutnya dibawa ke kampung halamannya di Pulau Jawa melalui Lanud Abdulrachman Saleh, Malang, Jawa Timur.

Mereka diangkut menggunakan pesawat jenis Hercules milik TNI AU.(*)

Editor: Edi Sumardi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved