Mahasiswa STAI DDI Pangkep Demo di Depan Taman Musafir dan DPRD Pangkep
Pantauan TribunPangkep.com demo di depan Taman Musafir berlangsung. Mahasiswa menutup jalan dan untuk sementara jalan dialihkan.
Penulis: Munjiyah Dirga Ghazali | Editor: Ansar
TRIBUNPANGKEP.COM, PANGKAJENE-- Puluhan mahasiswa Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) DDI Pangkep melakukan demo di Taman Musafir dan Kantor DPRD Pangkep, Senin (30/9/2019).
Pantauan TribunPangkep.com demo di depan Taman Musafir berlangsung. Mahasiswa menutup jalan dan untuk sementara jalan dialihkan.
Puluhan mahasiswa berorasi dan menutup jalan.
Sriwijaya Air Disebut Bakal Stop Operasi, Ini Alasannya, Profil, Arti Logo, dan Sejarahnya
Nurdin Abdullah Nitip Aspirasi Untuk Dewan Baru di DPR RI, Apa itu?
Fahri Hamzah Masih Bisa Dapat Uang Perbulan dari Negara Meski Tak Lagi Sibuk Urusi Rakyat, Kok Bisa?
Setelah itu, sekitar 100 meter mereka berjalan menuju kantor DPRD Pangkep untuk melakukan demo.
Demo di depan kantor DPRD Pangkep sekitar pukul 15.27 Wita dan mereka diterima anggota DPRD Pangkep yang baru.
Aksi demo berakhir sekitar pukul 17.10 Wita.
Koordinator Lapangan, Musawwir Rabbaena mengatakan aksi demo yakni menolak RUU KPK yang melemahkan KPK itu sendiri.
"Kami tolak RUU KPK karena melemahkan KPK, kami juga menolak RKUHP yang sifatnya tidak pro terhadap rakyat," ujarnya.
Dia menambahkan, selain itu tuntutan mereka semua ke DPRD Pangkep meminta agar pelaku penembakan dan penabrakan terhadap mahasiswa dicopot jabatannya.
Sriwijaya Air Disebut Bakal Stop Operasi, Ini Alasannya, Profil, Arti Logo, dan Sejarahnya
Nurdin Abdullah Nitip Aspirasi Untuk Dewan Baru di DPR RI, Apa itu?
Fahri Hamzah Masih Bisa Dapat Uang Perbulan dari Negara Meski Tak Lagi Sibuk Urusi Rakyat, Kok Bisa?
"Ini aksi solidaritas kami terkait mahasiswa Randy yang ditembak. Kami ingin pelakunya dicopot dari jabatannya dan diproses secara hukum, sesuai dengan undang-undang yang berlaku," ungkapnya.
Sementara itu, Anggota DPRD Pangkep yang menerima mahasiswa tersebut nampak keluar dari gedung dan menerima aspirasi mereka.
"Kami menerima aspirasinya dan turut prihatin agar apa yang terjadi saat ini,"
"Insya Allah kami di DPRD Pangkep akan ke pusat untuk menyerukan aksi kalian dengan tuntutan yang lainnya," jelas salah satu legislator dari Partai Hanura, Nurdin Mappiara.
Laporan Wartawan TribunPangkep.com, @munjidirgaghazali.
Langganan berita pilihan tribun-timur.com di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribuntimur
Follow akun instagram Tribun Timur: