Inilah Jenderal yang Pertama Larang Penayangan Film Pengkhinatan G30S/PKI, Kejadian 21 Tahun Lalu

Hari ini, 30 September, tepat peringatan kejadian memilukan G30S/PKI. Tepatnya 21 tahun lalu kejadian, film Pengkhianatan G30S/PKI, yang sudah 13 t

Inilah Jenderal yang Pertama Larang Penayangan Film Pengkhinatan G30S/PKI, Kejadian 21 Tahun Lalu
Tribunnews
Inilah Jenderal yang Pertama Larang Penayangan Film Pengkhinatan G30S/PKI, Kejadian 21 Tahun Lalu 

Kala itu, ia menghabiskan waktu dua tahun untuk memproduksi film yang menghabiskan anggaran Rp 800 juta tersebut.

Setelah selesai, film berdurasi 3 jam itu lalu ditayangkan dan diputar secara terus menerus menjelang peringatan Hari Kesaktian Pancasila selama 13 tahun.

Pantesan Luna Maya Betah Pacaran dengan Ariel Noah, Terungkap Lewat Pernyataan Sederhana Ini

Deretan Foto-foto Atta Halilintar Disebar Bebby Fey, Mulai dari Ranjang Hotel Sampai di Mobil

Veronica Tan Ogah Terpuruk! Kesibukan Terbaru Mantan Istri Ahok & Mantan Ajudan Puput Nastiti Devi

Adegan Bung Karno Sakit. ((Repro Film Pengkhianatan G30S/PKI/Capture Youtube akun Viral Media).)
Adegan Bung Karno Sakit.

Kemudian, peristiwa reformasi mengubah kembali arah sejarah Bangsa Indonesia.

Selang empat bulan setelah setelah jatuhnya Soeharto, Departemen Penerangan memutuskan tidak lagi memutar film ini.

Arsip pemberitaan Harian Kompas 30 September 1998 menyebutkan, kala itu, Departemen Penerangan beralasan, film ini sudah terlalu sering ditayangkan.

"Karena terlalu sering diputar, filmnya juga sudah kabur," ucap Dirjen RTF Deppen Ishadi SK.

Bahkan Menteri Penerangan Muhammad Yunus Yosfiah berpendapat, pemutaran film yang bernuansa pengkultusan tokoh, seperti film Pengkhianatan G30S/PKIJanur Kuning, dan Serangan Fajar tidak sesuai lagi dengan dinamika reformasi.

"Karena itu, tanggal 30 September mendatang TVRI dan TV swasta tidak akan menayangkan Lagi Film Pengkhianatan G30S/PKI," ujar Muhammad Yunus seperti dikutip dari Harian Kompas, 24 September 1998.

Selain itu, kalangan seniman, pengamat film, serta artis juga menyuarakan hal serupa.

Menurut pemberitaan Harian Kompas, 2 September 1998, sutradara film Eros Djarot saat itu menolak pemutaran film.

Pantesan Luna Maya Betah Pacaran dengan Ariel Noah, Terungkap Lewat Pernyataan Sederhana Ini

Deretan Foto-foto Atta Halilintar Disebar Bebby Fey, Mulai dari Ranjang Hotel Sampai di Mobil

Veronica Tan Ogah Terpuruk! Kesibukan Terbaru Mantan Istri Ahok & Mantan Ajudan Puput Nastiti Devi

Adegan rapat yang menampilkan peta dalam ruang rapat (Repro Film Pengkhianatan G30S/PKI/Capture Youtube akun Viral Media). ((Repro Film Pengkhianatan G30S/PKI/Capture Youtube akun Viral Media).)
Adegan rapat yang menampilkan peta dalam ruang rapat (Repro Film Pengkhianatan G30S/PKI/Capture Youtube akun Viral Media).
Halaman
123
Editor: Rasni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved