Ikuti Konsolnas Evaluasi Pemilu 2019, Ketua KPU Selayar: Kekurangan dan Kelemahan Harus Diperbaiki

Ikuti Konsolnas Evaluasi Pemilu 2019, Ketua KPU Selayar: Kekurangan dan Kelemahan Harus Diperbaiki

Ikuti Konsolnas Evaluasi Pemilu 2019, Ketua KPU Selayar: Kekurangan dan Kelemahan Harus Diperbaiki
Dok Ketua KPU Selayar Nandar Djamaluddin
Ketua KPU Selayar Nandar Djamaluddin, mengikuti Konsolidasi Nasional (Konsolnas) Evaluasi Pemilu 2019 dan Persiapan Pemilihan 2020. 

Ikuti Konsolnas Evaluasi Pemilu 2019, Ketua KPU Selayar: Kekurangan dan Kelemahan Harus Diperbaiki

TRIBUNSELAYAR.COM, BENTENG -Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Selayar Nandar Djamaluddin, mengikuti Konsolidasi Nasional (Konsolnas) Evaluasi Pemilu 2019 dan Persiapan Pemilihan 2020.

Konsolnas berlangsungdi Hotel Sultan Hasanuddin, Jakarta, mulai 21 sampai 24 September 2019.

Diikuti komisioner KPU Selayar Andi Nastuti, Mansur Sihadji, Andi Dewantara dan Sukardi. 

Serta  sekertaris KPU Selayar Asmar Sugiarto,  sejumlah lembaga negara yang menjadi mitra KPU, LSM penggiat demokrasi.

Nandar mengatakan, tujuan kegiatan untuk mengevaluasi penyelenggaraan pemilu 2019, mulai dari regulasi (PKPU) tahapan, konsep anggaran, pengelolaan logistik, tehnis penyelenggaraan, penyelenggara ad hoc, dan evaluasi fasilitasi kampanye.

"Sampai pada penetapan dan juga evaluasi kasus hukum yang dihadapi pasca pemilu. Dan dari hasil evaluasi ditemukan sejumlah kekurangan dan kelemahan yang harus diperbaiki. Keberhasilan yang akan terus dipertahankan dan ditingkatkan,"katanya, Kamis (26/9/2019)pagi.

Hasil evaluasi ini dijadikan sebagai salah satu pijakan dan referensi untuk penyelenggaraan pilkada 2020, yang jauh lebih baik. Apalagi tantangan dan dinamika pilkada biasanya beda dengan pemilu lainnya.

Magister Manajemen Pesisir S2 UMI ini, menambahkan bahwa, yang menjadi strong poin pada kegiatan konsolnas akbar, untuk pemantapan pemilu 2020 diantaranya tata kelola logistik harus lebih rapi dan tertib, dengan mempertimbangkan aspek geografis dan keterjangkauan lokasi.

Dan, lanjutnya, rasionalisasi anggaran hibah pilkada harus optimal dari daerah sehingga semua, tahapan pilkada bisa diselenggarakan dengan jaminan kuliatas dan kuantitas yang baik.

Sekadar diketahui konsolnas ini dirangkaikan dengan lounching Pilkada 2020 untuk sembilan Provinsi , 37 Kota dan 224 kabupaten, termasuk 12 kabkot di wilayah Sulsel.

Laporan Wartawan Tribunselayar.com, Nurwahidah @ nur_wahidah_saleh

Baca: VIDEO; Canda Wapres Jusuf Kalla dalam Bahasa Inggris, Saat Pidato 10 Menit Tanpa Tes

Baca: Panglima Marsekal TNI Hadi Tjahjanto Mutasi Puluhan Jenderal TNI AU, AD, AL, Daftar Lengkap Namanya

Baca: Resmi Pendaftaran CPNS Dibuka Oktober, Formasi Didominasi Guru & Tenaga Kesehatan, 5 Dokumen Wajib

Baca: Ini Pembelaan Kapolda Sulsel Terkait Anggota Polisi Masuk Masjid Pakai Sepatu, Salahkan Mahasiswa?

Baca: Duet Jusuf Kalla dan Puan Maharani dalam Sidang Umum PBB, Mereka Selalu Kompak Hadiri Agenda Sidang

Baca: SEDANG BERLNGSUNG 3 Link Live Streaming Mola TV Chelsea vs Grimsby Town di Carabao Cup, Akses via HP

Langganan berita pilihan tribun-timur.com di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribuntimur

Follow akun instagram Tribun Timur:

Silakan Subscribe Youtube Tribun Timur:

 

Baca: Dulu Batal Tangani PSM, Kini Mantan Pelatih Timnas Minta Maaf ke Suporter Persebaya. Ada Apa?

Baca: Hindari Jalan Sultan Alauddin Makassar Besok Siang, Mahasiswa UINAM Unjuk Rasa Lagi

Baca: Menurut Hotman Paris Hutapea Ada Pasal dalam RUU KUHP Menguntungkan Gembong Narkoba

Baca: Warga Gowa Dianiaya Oknum Polisi, Sudah Dihajar Palu-palu Diminta Tak Melapor Lagi, Salah Sasaran?

Baca: Jadwal Liga 1 2019 Pekan 21 - Dibuka Persipura vs PSM, Big Match Persib vs Arema FC, Persija Lawan?

Penulis: Nurwahidah
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved