Breaking News:

Nasdem Sulbar Buka Penjaringan Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati di Mamuju Tengah dan Pasangkayu

Khusus di Sulbar ada empat kabupaten yang akan melangsungkan Pilkada pada 2020 mendatang, keempatnya Kabuaten Majene, Mamuju, Mamuju Tengah dan Pasang

Penulis: Nurhadi | Editor: Syamsul Bahri
Nurhadi/tribunsulbar.com
Rapat DPW Nasdem Sulbar membahas PO pelaksanaan penjaringan bakal calon bupati dan wakil bupati Pilkada 2020. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAMUJU - Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Nasdem Sulbar, membuka pendaftaran penjaringan Bakal Calon (Balon) Bupati dan Wakil Bupati pada Pilkada 2020 mendatang.

Khusus di Sulbar ada empat kabupaten yang akan melangsungkan Pilkada pada 2020 mendatang, keempatnya Kabupaten Majene, Mamuju, Mamuju Tengah dan Pasangkayu.

Semen Padang vs PSM Makassar, Suporter di Wajo Optimis Laskar Pinisi Menang di Kandang Lawan

Ditangkap di Terminal Bone, Terduga Bandar Narkoba Bawa 40 Gram

Dosen Unibos Perkenalkan Cara Pembuatan Pupuk Limbah Pertanian di Desa Massila Bone

Jelang Pilkada 2020, Ada Anak Presiden Jokowi hingga Keluarga Wakil Presiden Jusuf Kalla Bakal Ikut

Desa Parenreng dan Mahasiswa KKN UIM Gelar Rembuk Stunting

Namun, hanya dua kabupaten yang akan dibuka pendaftaran penjaringan balon yakni Mamuju Tengah dan Pasangkayu. Sementara Mamuju diberikan hak istimewa oleh pengurus DPP kepada DPW.

"Di Majene kita tidak melakukan pembukaan pendaftaran karena kita tidak punya kursi disana, jadi mungkin hanya sebagai partai pendukung,"kata Ketua Balipu Nasdem Sulbar Muh Hatta Kainang, Senin (23/9/2019).

Ketua DPW Nasdem Sulbar H Habsi Wahid mengatakan, pendaftaran tersebut resmi dibuka pada hari ini, 23 September dan akan berlangsung hingga 23 Oktober.

"Tadi malam kita sosialisasi Petunjuk Operasiona (PO) penjaringan Pilkada, hari ini serentak seluruh Indonesia Nasdem membuka pendaftaran penjaringan Balon Bupati dan Wakil Bupati,"kata Habsi ditemui di ruangan kerjanya kantor Bupati.

Habsi mengungkapkan, terdapat pengecualian berdasarkan PO partai yang dikeluar DPP, misalnya daerah yang memiliki calon petahana.

"Jadi ada pengecualian, ada beberapa daerah seluruh Indonesia, diberikan kewenangan kepada petahana yang menjabat sebagai ketua Nasdem di daerah, termasuk Mamuju, jadi Mamuju tidak buka pendaftaran,"ungkapnya.

Rapat DPW Nasdem Sulbar membahas PO pelaksanaan penjaringan bakal calon bupati dan wakil bupati Pilkada 2020.
Rapat DPW Nasdem Sulbar membahas PO pelaksanaan penjaringan bakal calon bupati dan wakil bupati Pilkada 2020. (Nurhadi/tribunsulbar.com)

Habsi menuturkan, pendaftaran di dua kabupaten di Sulbar dibuka selebar-lebarnya bagi siapa saja yang mau menjadi calon yang diusung oleh Nasdem.

"Tertu harus sejalan dengan visi Nasdem, yakni Restorasi, melakukan perubahan. Sepanjang mereka (Balon) berkomitmen untuk itu, itu akan menjadi catatan buat kami untuk menerima,"tuturnya.

"Jadi pendaftaran ini akan dibuka masing-masing DPD , kemudian melakukan pleno, dari pleno itu akan melahirkan tiga calon, kemudian disampaikan ke DPW dan masih ada kemungkinan menambah dua untuk diusulkan ke DPP,"Habsi menambahkan.

Habsi menegaskan, pendaftaran tidak ada pungutan, pendaftaran dengan arti tanpa mahar dan biaya ini adalah perintah tegas partai Nasdem.(tribun-timur.com)

Laporan Wartawan Tribun-Timur.com, @nurhadi5420

Langganan berita pilihan tribun-timur.com di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribuntimur

Follow akun instagram Tribun Timur:

Silakan Subscribe Youtube Tribun Timur:

Semen Padang vs PSM Makassar, Suporter di Wajo Optimis Laskar Pinisi Menang di Kandang Lawan

Ditangkap di Terminal Bone, Terduga Bandar Narkoba Bawa 40 Gram

Dosen Unibos Perkenalkan Cara Pembuatan Pupuk Limbah Pertanian di Desa Massila Bone

Jelang Pilkada 2020, Ada Anak Presiden Jokowi hingga Keluarga Wakil Presiden Jusuf Kalla Bakal Ikut

Desa Parenreng dan Mahasiswa KKN UIM Gelar Rembuk Stunting

Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved