Bandingkan Harta Kekayaan Imam Nahrawi Sebelum dan Setelah 4 Tahun Jabat Menpora

Imam Nahrawi sekaligus politikus Partai Kebangkitan Bangsa ( PKB ) itu membantah bahwa ia menerima uang pelicin

Bandingkan Harta Kekayaan Imam Nahrawi Sebelum dan Setelah 4 Tahun Jabat Menpora
Instagram Imam Nahrawi @nahrawi_imam
Menpora Imam Nahrawi 

"Total dugaan penerimaan Rp 26.500.000.000 tersebut diduga merupakan commitment fee atas pengurusan proposal hibah yang diajukan KONI kepada Kemenpora Tahun Anggaran 2018," kata Wakil Ketua KPK Alexander Marwata, Rabu kemarin.

Alexander Marwata
Alexander Marwata (KOMPAS.COM)

Selain itu, dalam rentang waktu 2016-2018 Imam juga diduga meminta uang senilai Rp 11.800.000.000.

Akibat perbuatannya, Imam Nahrawu dan Miftahul Ulum disangka melanggar Pasal 12 huruf a atau Pasal 12 huruf b atau Pasal 11 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 juncto Pasal 64 ayat (1) KUHP.

Baca: Pak Dokter Ditebas Dihadapan Istri Orang Gara-gara Dicurigai Selingkuh, Kronologi

Baca: Beredar Foto Syur dan Video Panas Mirip PNS di Bandung, Pemprov Jabar di Twitter, Astaga!

Imam Nahrawi merupakan Menpora kedua yang menjadi tersangka saat sedang menjabat.

Sebelumnya adalah Andi Alifian Mallarangeng.

Andi Alifian Mallarangeng sekaligus politikus Partai Demokrat pada saat itu, menjadi tersangka dalam kasus korupsi proyek pusat olahraga Hambalang Bogor, Jawa Barat.

Menpora RI, Imam Nahrawi yang kini jadi tersangka.
Menpora RI, Imam Nahrawi yang kini jadi tersangka. (ANTARA/SIGID KURNIAWAN VIA KOMPAS.COM)

Pada tanggal 7 Desember 2012, ia resmi mengundurkan diri dari jabatannya.

Pada saat itu, untuk sementara Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menunjuk Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat Agung Laksono untuk mengambil alih tugas Menpora.

Pada tanggal 11 Januari 2013 Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menunjuk Roy Suryo sebagai Menpora baru.

Pada 17 Oktober 2013, ia resmi ditahan di rumah tahanan KPK.

Halaman
1234
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved