BREAKINGNEWS: Kejari Bulukumba Tetapkan Tiga Tersangka Penjualan Tahura

Tiga tersangka tersebut yakni, Mantan Camat Bontobahari berinisial AM, dan dua penjual berinisial MU dan MN penjual.

BREAKINGNEWS: Kejari Bulukumba Tetapkan Tiga Tersangka Penjualan Tahura
Firki/Tribun Timur
Kejaksaan Negeri (Kejari) Bulukumba, menetapkan tiga tersangka dalam penjualan lahan Taman Hutan Raya (Tahura), di Kelurahan Tana Lemo, Kecamatan Bontobahari, Bulukumba, Jumat (20/9/2019). 

TRIBUNBULUKUMBA.COM, UJUNG BULU - Kejaksaan Negeri (Kejari) Bulukumba, menetapkan tiga tersangka dalam penjualan lahan Taman Hutan Raya (Tahura), di Kelurahan Tana Lemo, Kecamatan Bontobahari, Bulukumba, Jumat (20/9/2019).

Tiga tersangka tersebut yakni, Mantan Camat Bontobahari berinisial AM, dan dua penjual berinisial MU dan MN.

Kasi Pidsus Kejari Bulukumba Andi Thirta Massaguni menjelaskan, peran AM dalam kasus ini yakni mengeluarkan surat kepemilikan tanah terhadap MU dan MN.

" Sementara MN ini adalah penjual," kata Andi Thirta.

Setelah menetapkan sebagai tersangka, ketiganya langsung dititip ke Lapas Kelas IIA Bulukumba.

Pernah Dibahas di DPRD Bulukumba

Sebelumnya kasus ini sudah dibahas di parlemen setempat pada awal Juli 2019 lalu.

Legislator Komisi C Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bulukumba, telah melakukan pertemuan tertutup dengan Kejaksaan Negeri (Kejari) Bulukumba, Senin (8/7/2019).

Pertemuan yang berlangsung kurang lebih satu jam tersebut untuk menyampaikan hasil konsultasi DPRD dengan Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Sulsel.

Bercita-cita Jadi Penulis, Hafidzah Rajin Ciptakan Puisi

Asrama Mahasiswa di Makassar Dilempari Bom Molotov

Menurut informasi yang diperoleh oleh para wakil rakyat tersebut, BPKP tak menemukan kerugian negara dari kasus penjualan tanah rakyat tersebut.

Halaman
12
Penulis: Firki Arisandi
Editor: Syamsul Bahri
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved