Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Babinsa dan Bhabinkamtibmas Ikut Literasi BNPT Sulsel, Ini Pesannya

Diskusi Literasi tersebut, dilaksanakan oleh Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Daerah Sulawesi Selatan (Sulsel).

Penulis: Darul Amri Lobubun | Editor: Ansar
darul/tribun-timur.com
Suasana saat diskusi Literasi di Swisbel Hotel Panakkukang, digelar oleh FKPT Daerah Sulsel. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Puluhan Babinsa dan Bhabinkamtibmas mengikuti diskusi Literasi di Swisbel Hotel Panakkukang, Kamis (19/9/2019) siang.

Diskusi Literasi tersebut, dilaksanakan oleh Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Daerah Sulawesi Selatan (Sulsel).

Tidak hanya diikuti oleh Babinsa TNI dan Bhabinkamtibmas Polri. Tapi diikuti juga pihak Pemerintah, Kelurahan dan Desa.

Sambut HUT ke 64 Lalu Lintas, Polisi di Wajo Santuni Puluhan Anak Yatim

Wiljan Pluim Bikin PSM Makassar Unggul 1-0 Atas PS Tira

Balai Latihan Kerja Makassar Target 3.600 Lulusan Tahun ini

2020, Bagian Humas di Pemkab Pangkep Bakal Dihapus

Selain itu, peserta juga dari pegiat sosial media (Sosmed), pegiat literasi informasi, dan juga peserta dari aktivis mahasiswa.

FKPT Daerah Sulsel menyebut ini sebagai kegiatan Rembuk Aparatur Kelurahan dan Desa, tentang Literasi Informasi FKPT.

Sebagai narasumber dalam kegiatan ini, ialah Kasubdit Pemberdayaan Masyarakat BNPT RI, Dr. Hj. Andi Intang Dulung.

Dan juga Kepala Bidang Media dan Humas FKPT Sulsel, Drs. Waspada Santing. Dan sebagai moderator, Dr. Ir. Yongris.

Suasana saat diskusi Literasi di Swisbel Hotel Panakkukang, digelar oleh FKPT Daerah Sulsel.
Suasana saat diskusi Literasi di Swisbel Hotel Panakkukang, digelar oleh FKPT Daerah Sulsel. (darul/tribun-timur.com)

Selama diskusi, banyak persoalan terkait informasi hoax atau bohong, juga peran media dan masyarakat memerangi itu.

"Sengaja kami libatkan peserta tersebut, karena mereka peserta ini paling dekat dengan masyarakat," kata Andi Intang.

Menurut Andi Intang, peserta yang hadir ini sebagai cabang terkecil Pemerintah dalam memberikan pengetahuan ke masyarakat.

"Jadi dari sini, para peserta ini diharapkan bisa menyebarkan pengetahun ini kepada masyarakat soal bahaya Hoax," lanjutnya.

Sambut HUT ke 64 Lalu Lintas, Polisi di Wajo Santuni Puluhan Anak Yatim

Wiljan Pluim Bikin PSM Makassar Unggul 1-0 Atas PS Tira

Balai Latihan Kerja Makassar Target 3.600 Lulusan Tahun ini

2020, Bagian Humas di Pemkab Pangkep Bakal Dihapus

Pasalnya, akhir-akhir ini sebaran informasi di Medsos begitu cepat. Untuk itu melalui diskusi literasi ini bisa menjadi jawaban.

"Jadi istilah di BPNT, orang yang menerima informasi buruk, itu harusnya berakhir ke orang yang bemar," jelas Andi Intang. (dal)

Tambah Andi Intang, setelah diskusi para Babinsa dan Bhabinkamtibmas beserta perangkat Pemerinta terkecil punya andil.

"Andilnya adalah bertanggung jawab atas penyebaran informasi hoah ke informasi yang baik dan benar," tambah Intang. (dal)

Laporan Wartawan Tribun Timur, Darul Amri Lobubun

Langganan berita pilihan tribun-timur.com di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribuntimur

Follow akun instagram Tribun Timur:

Silakan Subscribe Youtube Tribun Timur:

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved