Musim Kemarau, Segini Jumlah Kebakaran Hutan di Tana Toraja

Informasi yang diperoleh Tribun Toraja, kasus kebakaran hutan medominasi dengan jumlah 14 kasus yang terjadi di bebrapa titik di Tana Toraja.

Musim Kemarau, Segini Jumlah Kebakaran Hutan di Tana Toraja
Tommy/Tribun Toraja
Markas Pemadam Kebakaran Tana Toraja, Kamali, Makale, Tana Toraja, Rabu (18/9/2019). 

TRIBUNTORAJA.COM,MAKALE-Sebanyak 28 kasus kebakaran terjadi di Kabupaten Tana Toraja sejak Juli hingga September 2019, Rabu (18/9/2019).

Informasi yang diperoleh Tribun Toraja, kasus kebakaran hutan medominasi dengan jumlah 14 kasus yang terjadi di bebrapa titik di Tana Toraja.

BREAKING NEWS: Polisi Olah TKP di Lokasi Kebakaran TPA Antang Makassar

Lawan Pemuncak Klasmen Bali United, Persija Jakarta Target Menang

Lowongan Kerja Terbaru BUMN PT Antam Tbk Butuh Karyawan Segera, Lulusan S1, Cek Berkas Daftar Online

BREAKING NEWS: Pesawat Thai Airways Tujuan Australia Mendarat Darurat di Makassar

FOTO Agus Kossay Dalang Kerusuhan di Jayapura Papua, Ditangkap Polisi saat Kendarai Motor Curian

Dikatakan oleh Kepala Bidang Pemadam Kebakaran (Damkar) Tana Toraja, Karel Pagau, kasus kebakaran paling banyak terjadi pada bulan Agustus 2019.

Hal itu, kata Karel, karena kemarau yang berkepanjangan terjadi di Tana Toraja selama satu bulan terakhir.

"Selama Agustus, 23 kasus kebakaran terjadi di Tana Toraja, kemarau panjang menjadi faktor utama," kata Karel Pagau.

Lebih lanjut, Karel mengatakan, dedaunan dan pohon di hutan mulai mengering, sehingga bisa terjadi gesekan dan menimbulkan api.

"Di hutan dedaunan dan pohon mulai mengering, yang bisa saja ketika terjadi gesekan, memantik kebakaran lahan. Jadi pengaruh iklim yang cukup panas ini, memang rawan menyebabkan kebakaran," katanya.

Markas Pemadam Kebakaran Tana Toraja, Kamali, Makale, Tana Toraja, Rabu (18/9/2019).
Markas Pemadam Kebakaran Tana Toraja, Kamali, Makale, Tana Toraja, Rabu (18/9/2019). (Tommy/Tribun Toraja)

Kuat dugaan, kata Karel, api cepat membesar gegara dipengaruhi iklim yang panas dan angin yang bertiup dengan kencang.

"Seperti yang terjadi di Tampo Mengkendek, kebakaran hutan dan lahan terjadi hingga 60 hektar," ujarnya.

Pihaknya menghimbau agar masyarakat Tana Toraja untuk ikut berpartisipasi dengan mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan.

Halaman
123
Penulis: Tommy Paseru
Editor: Syamsul Bahri
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved