Opini

BJ Habibie dan Keberadaan

Kepergiannya ditangisi seluruh warga dari berbagai agama, suku, ras, dan golongan, menunjukkan posisinya dapat diterima oleh semua kalangan.

BJ Habibie dan Keberadaan
Citizen Reporter
Mudhofir Abdullah Guru Besar Ilmu Pengkajian Islam dan Rektor IAIN Surakarta. 

TRIBUN-TIMUR.COM - BJ Habibie telah lepas landas menuju keabadian. Beliau adalah Seorang tokoh jenius dan unik dengan prestasi-prestasi hidup luar biasa bagi bangsanya.

Kepergiannya ditangisi seluruh warga dari berbagai agama, suku, ras, dan golongan, menunjukkan posisinya dapat diterima oleh semua kalangan.

Pemikiran dan tindakannya melampaui golongan dan menjadi teladan bagi generasi muda yang hidup dalam kemajemukan mereka.

Di mata saya, dan mungkin semua warga bangsa, BJ Habibie sangat unik.

Segera Meluncur, Apa Bedanya Samsung Galaxy M10s dan M10? Ini Bocoran Spesifikasinya

Beli Kipas Stand di Lotte Mart, Hemat hingga Rp 100 Ribu

12 Tim Bersaing di Euro Futsal Championship 2019 di Makassar

Beliau jenius, saintis kelas dunia, saleh, santri, pandai mengaji, tetapi juga terbuka terhadap semua pemikiran dengan tetap kritis.

Kesalehannya tak membatasinya untuk bergaul dengan semuanya.

Karakteristik BJ Habibie yang demikian ini menepis sebuah teori yang mengatakan bahwa makin saleh dan relijius seseorang, maka ia akan makin radikal dan makin kaku.

BJ Habibie telah mematahkan teori itu. Bukankah kini begitu banyak orang tidak tahan goyangan pendulum pandangan dunia atau agama yang terlalu kanan atau terlalu kiri?.

Yang terlalu saleh pergi ke kanan dan yang terlalu liberal berlari ke kiri.

Kanan dan kiri kini terus berkonflik dalam arena sosial-politik, sementara yang moderat menjadi silent majority pasif yang membosankan.

Halaman
1234
Penulis: CitizenReporter
Editor: Ansar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved