KPw BI Sulbar Bakal Kirim Kontingen Terbaik ke FESyiar KTI 2019 di Banjarmasin

KTI meliputi Kalimantan, Bali, Nusa Tenggara Timur (NTT), Nusa Tenggaran Barat (NTB) Sulawesi, Maluku, dan Papua.

KPw BI Sulbar Bakal Kirim Kontingen Terbaik ke FESyiar KTI 2019 di Banjarmasin
Nurhadi/Tribun Timur
Pres conference KPw Bank Indonesia Sulbar dengan KPw Bank Indonesia se KTI dalam rangka persiapan FESyiar KTI 2019 di Banjarmasin Kalimantan Selatan. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAMUJU - Festival Ekononi Syariah (FESyar) Kawasan Timur Indonesia (KTI) 2019 Bank Indonesia, akan dipusatkan di Banjarmasin, Selasa (10/9/2019).

KTI meliputi Kalimantan, Bali, Nusa Tenggara Timur (NTT), Nusa Tenggaran Barat (NTB) Sulawesi, Maluku, dan Papua.

Kantor Perwakilan (KPw) Bank Indonesia se KTI melakukan video conference, dalam rangka persiapan pelaksanaan FESyar KTI 2019.

FESyar 2019 akan diikuti seluruh KPw Bank Indonesia di KTI mulai 12 - 15 September mendatang.

Andi Nurhaldin Minta Pemerintah Tinjau Ulang Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan

Siang Ini Mamasa Berawan, Segini Kecepatan Anginnya

Bermula dari Suara Aneh, Asmara Terlarang Guru TK dan Kepala Sekolah Terbongkar Padahal Keduanya PNS

Melalui vodio conference Kepala KPw Bank Indonesia Banjarmasin Provinsi Kalimantan Selatan Herawanto mengatakan, prinsip dasar ekonomi syariah bukan hanya untuk golongan Islam saja.

"Ekonomi syariah bukan suatu konsep esklusif yang ditujukan untuk umat islam saja, ekonomi, dan keuangan syariah adalah konsep yang inklusif, melibatkan seluruh lapisan masyarakat tanpa memandan suku, agama dan rasa (SARA),"ujarnya.

Dikatakan, potensi ekonomi syariah di KTI sangat besar, sehingga BI mendorong semua pihak agar terlibat didalamnya pelaksaan FESyiar 2019.

Pelaksanaan FESyar KTI 2019 dijabarkan dalam enam kegiatan utama yakni Seminar dan FGD, Kuliah Umum dan Talkshow, Bedah Buku, Pentas dan Lokba Seni, Forum Bisnis, serta pameran, dan terakhir Tabligh Akbar.

"Kita juga melakukan pengembangan ekonomi syariah melalui pendekatan pengembangan kemandirian ekonomi pesantren, untuk mewujudkan ketahan ekonomi dari grass root level, dimana serentak dilakukan oleh kantor BI seluruh indonesia,"tambahnya.

VIDEO; Pelaku Pencurian Uang Rp 150 Juta Asal Makassar Diringkus Polres Luwu Utara

Pilkada Maros, Politisi Hanura Wawan Mattaliu Juga Incar PDIP

Akhirnya Terjawab Nasib Valentino Rossi di MotoGP, Bos Yamaha Mulai Lirik Fabio Quartararo

Herawanto juga menyampaikan perdagangan ekonomi syariah akan semakin maju dan berkembang ke depan, dengan maksimalnya program yang melibatkan semua pihak untuk memberikan peran masing-masing.

Halaman
12
Penulis: Nurhadi
Editor: Sudirman
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved