Liga 1 Putri

Kick-off 6 Oktober, Manajemen PSM Segera Seleksi Pemain untuk Tim Putri

Sehingga Manajemen PSM yang dikomandoi CEO Munafri Arifuddin akan segera melakukan seleksi untuk mencari pesepakbola putri dalam waktu dekat ini,

Kick-off 6 Oktober, Manajemen PSM Segera Seleksi Pemain untuk Tim Putri
wahyu/tribun-timur.com
CEO PT PSM, Munafri Arifuddin saat ditemui di Stadion Mattoanging Makassar, Jumat (26/7/2019). 

 TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR – Sepuluh klub Liga 1 2019 bersedia menyiapkan tim untuk mengikuti Liga 1 Putri tahun 2019 ini. Dijadwalkan kompetisi mulai kick-off pada tanggal 6 Oktober mendatang.

Sejalan dengan itu, federasi sepakbola tertinggi Indonesia, PSSI bersama operator kompetisi PT Liga Indonesia Baru (PT LIB) mengadakan Manager’s Meeting bersama perwakilan klub di Hotel Sultan, Jakarta pada hari Minggu (8/9/2019) tadi sore.

Dalam kegiatan itu pula dilakukan drawing alias pembagian grup untuk babak penyisihan kompetisi tersebut.

Hasilnya, terdapat dua grup yang diisi masing-masing lima tim. Grup A ada Persija jakarta, PS Tira-Kabo, PSS Sleman, PSIS Semarang dan Persib Bandung.

Baca: Pemain Lokal PSM Makassar Sisa 11 Orang, Siapa Saja ?

Baca: Efek Ezra Walian, Suporter PSM Penuhi Tribun Tertutup

Baca: 6 Tahun, SSB Mitra Manakarra dan Akademi PSM di Mamuju Masuk Klub Top Indonesia

Baca: Gelandang Bayer Leverkusen Kai Haverts Diincar Juventus di Liga Inggris, Ini Profil Sepak Terjangnya

Sedangkan grup B diisi PSM Makassar, Persipura, Arema, Bali United dan Persebaya Surabaya.

Menariknya, hingga drawing itu dilakukan, PSM Makassar belum mempunyai tim putri. Sehingga Manajemen PSM yang dikomandoi CEO Munafri Arifuddin akan segera melakukan seleksi untuk mencari pesepakbola putri dalam waktu dekat ini, untuk memperkuat tim putri PSM.

CEO PT PSM, Munafri Arifuddin mengatakan, pihaknya memang belum membentuk tim PSM putri, karena masih menunggu kepastian kompetisi ini dari PSSI, termasuk regulasi yang akan diterapkan. Karena drawing telah dilakukan, maka dalam waktu dekat seleksi akan dilaksanakan.

"Kita lihat saja nanti seperti apa, tapi akan ada diseleksi tapi tunggu dulu Ibu Marlina (manajer PSM putri) yang ikut meeting di Jakarta. Seperti apa regulasinya dan lain-lain," ungkap Munafri.

Appi sapan akrabnya mengaku, pihaknya juga telah menunjuk tim pelatih untuk menangani PSM putri. Namun ia belum bisa memastikan tim pelatih tersebut karena menyangkut lisensi kepelatihan.

"Karena kalau kita tunjuk dan belum dapat info dari Jakarta kan agak susah. Tapi secepatnya lah karena ini mepet waktunya," ia menambahkan.

Sementara itu, Manajer tim Putri PSM, Marlina yang dihubungi terpisah menyebutkan dalam regulasi Liga 1 Putri, pelatih harus mempunyai lisensi. Untuk pelatih kepala, minimal berlisensi C Nasional dan asisten pelatih D Nasional.

"Pak Appi tadi sudah saya hubungi juga, katanya Yusrifar Djafar yang rencananya menangani tim putri. Tapi nantilah dilihat seperti apa. Besok (hari ini) saya akan pulang untuk membicarakan lebih detail bersama pak Appi," jelasnya.

Terkait seleksi yang bakal dilaksanakan, rencananya akan dilaksanakan secara terbuka. Beberapa tim SSB di Makassar maupun dari luar kota sudah berkoordinasi akan mengirimkan pemain untuk mengikuti seleksi.

"Bahkan ada dari Palembang juga yang mau ikut seleksi, Makassar juga ada. Tapi tunggu dulu arahan pak Appi," pungkasnya. (*)

Penulis: Wahyu Susanto
Editor: Ilham Mulyawan Indra
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved