VIDEO: Kasiannya Murid SD 44 Bantaulu Jeneponto, Belajar Beralaskan Paving Blok

Ruangan kelas yang biasanya mereka tempati belajar nampak rusak akibat bencana banjir melanda wilayah itu.

TRIBUNJENEPONTO.COM, BINAMU - Murid Sekolah Dasar (SD) Nomor 44 Bantaulu, Desa Sapanang, Kecamatan Binamu, Jeneponto, Sulawesi Selatan terpaksa belajar dibawah tenda dan beralaskan paving block, Kamis (5/9/2019) siang.

Ruangan kelas yang biasanya mereka tempati belajar nampak rusak akibat bencana banjir melanda wilayah itu.

Sebuah gedung sekolah yang terdiri tiga ruangan nampak rusak parah.

Pantauan awak Tribun, nampak murid-murid kelas dua ini begitu antusias mengikuti pelajaran.

Bayi Kembar di Botteng Mamuju Derita Gizi Buruk

Andi Achmad Aflus Mapparessa Resmi Jabat Karaeng Turikale Maros

Diciduk Tim Cyber Polda Sulsel, Ini Alasan Agus ST Usir Mahasiswa Papua di Twitter

Meski beralaskan paving block mereka tetap semangat belajar.

Kepala sekolah SD nomor 44 Bantaulu, Suharto mengatakan, kondisi ini semenjak bencana banjir melanda Jeneponto beberapa bulan lalu.

Meja dan bangku sekolah hanyut disapu banjir.

"Kita terpaksa belajar melantai ini, karena bangku maupun meja hilang disapu banjir yang melanda desa Sapanang," kata kepala sekolah H Suharto.

Ia menambahkan, kodisi seperti ini terjadi semenjak bencana banjir bandang melanda Jeneponto 7 bulan yang lalu.

"Mulai pasca bencana banjir bandan. Jika hujan kami terpaksa gabungkan dengan kelas tiga. Kita lihat keadaan saja," tuturnya.

Tak Ada Bangku, Murid SD 44 Bantaulu Jeneponto Belajar Melantai Beralaskan Paving Block

Aktor Ganteng Andrew White Kini Alih Profesi Jadi Mimin Instagram, Kok Bisa?

Halaman
12
Penulis: Ikbal Nurkarim
Editor: Sudirman
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved