Provinsi Sulsel Tuan Rumah Hari Aksara Internasional

Catat tanggalnya Provinsi Sulsel Tuan Rumah Hari Aksara Internasional dipusatkan di Lapangan Karebosi Makassar

Provinsi Sulsel Tuan Rumah Hari Aksara Internasional
tribun-timur.com/citizen reporter
Hari Aksara Internasional 2019 

TRIBUN-TIMUR.COM, JAKARTA - Provinsi Sulawesi Selatan akan menjadi tuan rumah penyelenggaraan Hari Aksara Internasional (HAI) ke-54. 

Acara digelar pada 5-8 September 2019.

Lokasinya di Lapangan Karebosi Kota Makassar.

Penunjukkan Sulsel sebagai tuan rumah HAI ke-54 tidak lepas dari komitmen pemerintah provinsi bersama pemerintah kabupaten-kota meningkatkan kesadaran literasi di Sulsel.

Komitmen penurunan buta aksara di Sulsel luar biasa, ini ditunjukkan dengan berbagai aktivitas dan dukungan baik dari Pemprov maupun Pemerintah Kabupaten-Kota.

Tokoh-tokoh penting asal Sulawesi juga turut mendukung acara ini, mereka antara lain adalah Wakil Presiden Republik Indonesia, Jusuf Kalla, Mantan Presiden Republik Indonesia ke-3, BJ Habibie, dan juga Gubernur Sulawesi Selatan, Nurdin Abdullah.

Pameran HAI ini rencananya akan dibuka oleh Walikota Makassar & Direktur Pembinaan Pendidikan Keaksaraan dan Kesetaraan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan pada tanggal 6 September 2019 pukul 10.00 WIT.

Puncak acara HAI akan dilaksanakan pada tgl 7 September 2019 pukul 10.00 – 13.00 WITA

Pameran kali ini akan diisi dengan menampilkan:

1. Program unggulan daerah

2. Hasil produk daerah, dan

3. Panggung kreasi generasi berbakat untuk ajang kreatifitas masyarakat/kelompok/lembaga.

Pada acara ini juga disediakan fasilitas layanan umum gratis berupa pijat refleksi, potong rambut, spa atas, barista, tata boga, cek kesehatan, area bermain anak usia dini, dan area membaca serta donor darah.

ILUSTRASI - Sulsel Provinsi Sulsel Tuan Rumah Hari Aksara Internasional
ILUSTRASI - Sulsel Provinsi Sulsel Tuan Rumah Hari Aksara Internasional 2019 (CITIZEN REPORTER)

HAI adalah sebuah event internasional yang disepakati dan diperingati oleh negara-negara anggota PBB setiap 8 September.

Event ini dimulai pada 1956 oleh UNESCO sebagai wujud komitmen dunia internasional memberantas buta aksara di dunia. (tim warta/Gusap/AS).

Penulis: Saldy Irawan
Editor: Mansur AM
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved