Mahasiswa KKN-PPM STIE Nobel Peringati Tahun Baru Islam di Pinrang

Hal itu bertujuan untuk melihat sejauh mana pembelajaran yang didapatkan mahasiswa selama perkuliahan di kampus dan memberi peluang bagi para mahasisw

Mahasiswa KKN-PPM STIE Nobel Peringati Tahun Baru Islam di Pinrang
Haeruddin/AE
Posko gabungan mahasiswa KKN-PPM STIE Nobel di Kecamatan Watang Sawitto, Kabupaten Pinrang, di Lapangan Lasinrang Pinrang menggelar sejumlah lomba sekaitan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1440 Hijriah 

PINRANG, TRIBUN-TIMUR.COM, - Posko gabungan mahasiswa KKN-PPM STIE Nobel di Kecamatan Watang Sawitto, Kabupaten Pinrang, di Lapangan Lasinrang Pinrang menggelar sejumlah lomba sekaitan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1440 Hijriah. 

Lomba yang digelar yaitu lomba azan, lomba hapalan Quran, dan lomba ceramah Islamiah. Peserta lomba adalah kalangan anak dan remaja warga setempat usia di bawah umur 15 tahun. 

Koordinator desa di Kecamatan Watang Sawitto, Zulfikar Nasrun, mengatakan selama KKN berlangsung, setiap waktu dimanfaatkan sebaik mungkin untuk memberikan manfaat bagi warga. 

“Tujuan kegiatan ini untuk menghadirkan nilai-nilai atau nuansa keislaman bagi warga Watang Sawitto khususnya bagi adik-adik yang mengikuti lomba yang kami adakan,” katanya, Selasa (3/9/2019). 

Maka dari itu STIE Nobel memastikan program kerja wajib dan tambahan yang dicanangkan mahasiswa KKN-PPM itu dapat terlaksana baik dengan cara membangun komunikasi dan kerja sama dengan pemerintah daerah. 

Sementara dalam sambutan penerimaan mahasiswa KKN-PPM STIE Nobel, Bupati Pinrang, Andi Irwan Hamid, menyampaikan selamat datang sekaligus terima kasih karena STIE Nobel telah memilih Kabupaten Pinrang sebagai tempat pengabdian bagi para mahasiswa. 

“Semoga abdi adik-adik mahasiswa STIE Nobel nantinya dapat membuahkan manfaat bagi kita semua khususnya masyarakat Kabupaten Pinrang,” katanya. 

Menurut Irwan Hamid, orientasi pengabdian dalam dunia usaha sangat jarang ditemui sehingga kolaborasi kegiatan KKN-PPM dengan pemerintah desa setempat diharapkan dapat meningkatkan ekonomi desa. 

“Selamat mengabdi untuk adik-adik dan semoga kalian nyaman di kabupaten yang penuh kasih ini,” tambahnya. 

Program kerja wajib oleh STIE Nobel yang diberikan kepada mahasiswanya diantaranya seminar kewirausahaan dan pelatihan pembukuan akuntasi sederhana bagi pelaku usaha desa. 

Hal itu bertujuan untuk melihat sejauh mana pembelajaran yang didapatkan mahasiswa selama perkuliahan di kampus dan memberi peluang bagi para mahasiswa untuk membangun ekonomi daerah. 

Program kerja tambahan lainnya yang dibuat oleh mahasiswa KKN-PPM yaitu penyuluhan lingkungan bersih dan sehat yang dilakukan oleh posko gabungan Kecamatan Tiroang yang akan berlangsung sampai waktu KKN mereka berakhir.(*)

Penulis: Hery Syahrullah
Editor: Ridwan Putra
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved