VIDEO: Ditinggal Nikah, Pemuda Mamasa Menangis di Rumah Kekasihnya

Dilansir wikipedia, dalam bahasa Bugis, mappacci atau mappepaccing merupakan suatu kegiatan atau aktifitas yang bertujuan

TRIBUNJENEPONTO.COM, BANGKALA - Pacaran hampir tujuh tahun namun tak berjodoh. Itulah yang dialami pemuda asal Mamasa, Aswar.

Pemuda asal Kabupaten Mamasa, Sulbar itu, menangis di kediaman kekasihnya, Asni, di Tanatoa, Desa Kalimporo, Kecamatan Bangkala, Jeneponto, Senin (2/8/2019) siang.

Baca: Demo Kantor Bupati Aktivis Sebut Ada Lahan di Kuasai Asing di Jeneponto

Baca: Manfaatkan Sumur Dangkal, Warga di Bangkala Barat Jeneponto Tetap Panen Jagung

Baca: Kasih Tak Sampai, Postingan Dimas Beck Saat Tahu Bella Sudah Jadi Istri Orang Ini Bikin Baper

Pasalnya, sang kekasih, Asni akan menikah dengan lelaki lain yang lebih dulu datang melamar.

Aswar mengaku tak diberitahu jika wanita yang dicintainya itu akan memilih lelaki lain.

Hal tersebut diungkapkan oleh tante Asni, Rahmi kepada tribunjeneponto.com.

Rahmi menjelaskan, Aswar tak mengetahui jika kekasihnya akan menikah dengan lelaki lain.

"Ini Aswar tidak na'tauki kalau mau'mi menikah Asni. Dia tiba-tiba datang dari Makassar dan langsung ke rumah bertepatan hari mappaccinna Asni," kata Rahma, Senin malam.

Baca: Baru Beberapa Hari Nikahi Cut Meyriska, Roger Danuarta Dinasihati Ustadz Abdul Somad, Simak Kata UAS

Baca: Hampir Terjadi Pernikahan Sejenis, Terbongkar Beberapa Jam Jelang Akad Nikah, Curiga Suaranya

Dilansir wikipedia, dalam bahasa Bugis, mappacci atau mappepaccing merupakan suatu kegiatan atau aktifitas yang bertujuan untuk membersihkan segala sesuatu.

"Saat itu Aswar juga meminta diantar ke rumahnya Asni, tapi saya bilang jangan nanti dipukul sama keluarga, namun tetap'ji kesana menangis dan na'peluki orangtua laki-laki," tambah Rahma.

Rahma mengungkapkan, hubungan Asni dan Aswar juga beda agama. Mereka bertemu di Makassar, jatuh cinta, dan pacaran.

Halaman
1234
Penulis: Ikbal Nurkarim
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved