Aksi Demo PMII Sambut Pelantikan 30 Legislator Baru Mamuju

Unjuk rasa dilakukan puluhan kader PMII Mamuju, di belakang kantor gedung baru dipimpin langsung Ketua Umum PMII Mamuju, Muhammad Hassanal.

Aksi Demo PMII Sambut Pelantikan 30 Legislator Baru Mamuju
Nurhadi/tribunsulbar.com
PMII Mamuju unjuk rasa sambut pelantikan anggota DPRD Mamuju Periode 2019-2024 di belakang gedung baru DPRD tempat pelantikan berlangsung. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAMUJU --Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Mamuju, sambut anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Mamuju Periode 2019-2024 dengan unjuk rasa, Senin (2/9/2019).

Unjuk rasa dilakukan puluhan kader PMII Mamuju, di belakang kantor gedung baru dipimpin langsung Ketua Umum PMII Mamuju, Muhammad Hassanal.

Bupati Bone Serahkan Alat Perekam Pajak Online

Benarkah Film Livi Zheng Masuk Seleksi Nominasi Film Oscar? Joko Anwar: itu Enggak Ada!

Dokter Irfan Jabat Ketua IDI Luwu Timur

Unjuk rasa itu bertepatan dengan proses palantikan atau pengambilan sumpah/janji 30 anggota DPRD oleh Ketua Pengadilan Negeri Mamuju Herianto.

Pantauan Tribun-Timur.com, pengunjuk rasa yang membawa spanduk berisi tuntutannya dan sejumlah atribut organisasi, dikawal ketat oleh aparat kepolisian dan Satpol PP.

Ketua PMII Mamuju Hassanal mengatakan, unjuk rasa tersebut sebagai bentuk mengingatkan kepada anggota DPRD baru bahwa banyak tugas-tugas wakil rakyat yang mendesak untuk diselesaikan.

"Kami ingin mengingatkan kepada DPRD yang baru dilantik, untuk menguatkan pengawasan terhadap kinerja eksekutif,"ujar Alumni STIE Mahammadiyah Mamuju itu.

Selain itu, dalam selebaran tuntutan yang dibagikan, PMII Mamuju juga mengingatkan DPRD Mamuju, untuk mempertegas keberpihakan terhadap kesejahteraan rakyat.

"PMII Mamuju juga meminta DPRD yang baru, untuk mengkaji ulang rencana pembangunan Manakarra Tower,"ujarnya

PMII Mamuju unjuk rasa sambut pelantikan anggota DPRD Mamuju Periode 2019-2024 di belakang gedung baru DPRD tempat pelantikan berlangsung.
PMII Mamuju unjuk rasa sambut pelantikan anggota DPRD Mamuju Periode 2019-2024 di belakang gedung baru DPRD tempat pelantikan berlangsung. (Nurhadi/tribunsulbar.com)

Menurutnya, Manakarra Tower merupakan pembangunan yang tidak substansi, tidak bersentuhan dengan kesejahteraan rakyat di Kabupaten Mamuju.

"Jika tuntutan kami ini tidak diindahkan oleh DPRD, maka yakin dan percaya DPRD Mamuju akan jadi bulan-bulanan PMII,"ujarnya.

Mereka juga meminta, dengan tagline aksi "ditunggu kinerja ta" sebagai penyambung lidah rakyat, untuk benar-benar memperjuangkan dan mengakomodir aspirasi rakyat.

"Selamat dilantikki anggota dewanku, masih banyak kebobrokab pada periode sebelumnya, ini harus jadi PR besar untuk anggota dewan yang baru dilantik,"tuturnya. (tribun-timur.com)

Laporan Wartawan Tribun-Timur.com, @

Follow akun instagram Tribun Timur:

Silakan Subscribe Youtube Tribun Timur:

 

Penulis: Nurhadi
Editor: Syamsul Bahri
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved