Wabup Bakal Evaluasi Jumlah Honorer Enrekang, Ketua LBH Maspul: Tidak Manusiawi

Ketua LBH Maspul, Hendrianto Jufri, menilai harusnya wabup tahu diri dan belajar cara memperlakukan parah tenaga honorer.

Wabup Bakal Evaluasi Jumlah Honorer Enrekang, Ketua LBH Maspul: Tidak Manusiawi
azis albar/tribunenrekang.com
Hendrianto Jufri 

TRIBUNENREKANG.COM, ENREKANG - Rencana Wakil Bupati (Wabup) Enrekang, Asman, yang bakal mengevaluasi jumlah honorer, ditentang oleh Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Maspul.

Ketua LBH Maspul, Hendrianto Jufri, menilai harusnya wabup tahu diri dan belajar cara memperlakukan parah tenaga honorer.

Baca: Berkunjung ke Enrekang, Sekprov Sulsel Kumpulkan Kepala Sekolah

Baca: Rutan Kelas IIB Enrekang Raih Juara Satu Lomba Kebersihan Kantor 2019

Baca: Bebani Anggaran Daerah, Tenaga Honorer di Enrekang Bakal Dievaluasi

Hendrianto menilai, memberhentikan sejumlah tenaga honorer di Kabupaten Enrekang dengan alasan membebani anggaran APBD itu tidak manusiawi dan tidak tahu diri.

"Harus pak wakil bupati dan jajarannya tahu diri. Instropeksi diri, apa yang dia sudah lakukan untuk kemajuan daerah dan juga berapa banyak sumbangsih parah tenaga honorer untuk kemajuan daerah dengan upah Rp 300 ribu per bulan," kata Hendrianto, Minggu (1/9/2019).

Hendirianto menjelaskan, upah yang diterima honorer selama ini sangat jauh dari standar hidup layak.

Dengan upah sebesar itu dapat dipastikan tidak bisa mencukupi kebutuhan mereka selama sebulan apalagi bagi yang sudah berkeluarga.

Selain itu, sistem pembayaran upah triwulan, itu sangat memberatkan bagi para tenaga honorer.

Jumlah itu sangat kontras jika dibandingkan dengan penghasilan dari wabup dan jajarannya mulai dari gaji pokok, fasilitas kendaraan dan rumah dinas, tunjangan jabatan, tunjangan makan minum dan lainnya.

Sementara, dengan sangat entengnya wakil bupati mengeluarkan stetement bahwa tenaga honorer itu membebani anggaran daerah.

"Nah, dengan upah yang sangat tidak manusiawi itu dan tanpa fasilitas apakah sebanding dengan pengabdian dan pengorbanan mereka. Dimana rasa manuasiawi pak wabup? " tegas Hendrianto.

Halaman
1234
Penulis: Muh. Asiz Albar
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved