Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Pasca Muktamar di Bali, PKB Sulsel Segera Pilih Ketua Baru

Selain Musyawarah Wilayah (Muswil) PKB Sulsel, Musyawarah Cabang (Muscab) di 24 kabupaten/kota di Sulsel juga akan dilgelar serentak.

Tayang:
Penulis: Abdul Azis | Editor: Ansar
abd azis/tribun-timur.com
Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Partai Kebangkitan Bangsa Sulawesi Selatan (DPW PKB Sulsel) Azhar Arsyad (kanan) menyatakan bahwa PKB akan melaksanakan pemilihan ketua, masa bakti 2020-2025 mendatang 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR -- Dewan Pimpinan Wilayah Partai Kebangkitan Bangsa Sulawesi Selatan (DPW PKB Sulsel) akan melaksanakan pemilihan ketua, masa bakti 2020-2025 mendatang.

Selain Musyawarah Wilayah (Muswil) PKB Sulsel, Musyawarah Cabang (Muscab) di 24 kabupaten/kota di Sulsel juga akan dilgelar serentak.

"Kapan? Kita masih menunggu jadwal DPP. Muswil dan Muscab digelar ini poin penting di Muktamar Bali kemarin," kata Ketua DPW PKB Sulsel, Azhar Arsyad kepada Tribun via pesan Whatsapp, Jumat (30/8/2019).

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulsel terpilih ini menjelaskan, bahwa sistem pemilihan pucuk pimpinan di PKB tidak lagi seperti dulu.

Hasil Lengkap Drawing China Open 2019, Marcus/Kevin Hadapi Hoki/Kobayashi dan Misi Anthony Ginting

Siapa Wakil Ketua DPRD Sulsel ? Syaharuddin Alrif : Jelang Pelantikan Sudah Ada Hasilnya

Samarinda Akan Beli Hasil Pertanian dari Bantaeng

"Sistemnya itu musyawarah mufakat, tidak lagi menggunakan voting terbuka," ungkap Koordinator Forum Informasi dan Komunikasi Organisasi Non-pemerintahan (FIK Ornop) Sulsel ini.

PKB Sulsel Prioritaskan Kader di Pilkada Serentak 2020

Bagaimana sikap PKB jelang tahapan Pilwali Makassar? Ketua DPW PKB Sulsel, Azhar Arsyad mengaku pihaknya tetap mendorong kader potensial pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2020 mendatang.

“Partai politik sebagai tempat kaderisasi, tentu kita siapkan kader potensial. Kami sangat siap masuki Pilkada 2020,” ujar Azhar, di Kafe Tribun, Jumat (23/8/2019) sore.

“Ada beberapa nama, tetapi tidak etis kalau kita buka sekarang. Apakah itu bupati atau wakil bupati, tentunya kita akan melihat berbagai variabelnya,” kata legislator DPRD Sulsel terpilih ini.

Khusus Makassar, katanya, pihaknya tetap wait and see dan melihat potensi serta peluang seluruh bakal kandidat yang disebut-sebut bakal bersaing di Pilwali.

Selain kader, PKB juga membuka diri dengan figur eksternal partai.

Hasil Lengkap Drawing China Open 2019, Marcus/Kevin Hadapi Hoki/Kobayashi dan Misi Anthony Ginting

Siapa Wakil Ketua DPRD Sulsel ? Syaharuddin Alrif : Jelang Pelantikan Sudah Ada Hasilnya

Samarinda Akan Beli Hasil Pertanian dari Bantaeng

“Kalau Makassar kita punya satu kursi, jadi harus berkoalisi. Kita lihat kesiapan kader dan calon lainnya (non-kader). Kita lihat dulu kapasitas mereka,” ujarnya.

Khusus Pilkada Barru, Azhar mendukung Ketua DPC PKB Barru, Aksar Kasim.

“Kalau di sana PKB mendukung penuh Aksar sebagai calon bupati. Tidak ada tawar-menawar kalau Pak Aksar. Di Barru dari nol jadi 5 kursi. PKB juga sebagai unsur pimpinan,” jelasnya.

Azhar juga berharap Ketua DPC PKB Maros mulai intens komunikasi. Menurutnya, empat kursi DPRD menjadi modal besar untuk maju.

“Semua kita dorong maju, termasuk Ketua DPC PKB Makassar Aris Muhammadia yang sudah meminta izin maju bertarung di Pilkada Soppeng,” katanya. (*)

Langganan Berita Pilihan 
tribun-timur.com di Whatsapp 
Via Tautan Ini http://bit.ly/watribuntimur

Follow akun instagram Tribun Timur:

Silakan Subscribe Youtube Tribun Timur:

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved