Nurdin Abdullah: Sulawesi Selatan Akan Jadi Penyangga Kebutuhan Ibukota Negara di Kalimantan

Menurut dia, pemindahan ibukota di Kalimantan Timur, akan memberikan dampak baik bagi Sulsel sebagai 'center point of Indonesia'.

Nurdin Abdullah: Sulawesi Selatan Akan Jadi Penyangga Kebutuhan Ibukota Negara di Kalimantan
Risnawati/Tribun Toraja Utara
Gubernur Sulsel M Nurdin Abdullah 

TRIBUN-TIMUR.COM,MAKASSAR - Gubernur Sulawesi-Selatan M Nurdin Abdullah turut menanggapi wacana pemindahan ibukota negara.

Menurut dia, pemindahan ibukota di Kalimantan Timur, akan memberikan dampak baik bagi Sulsel sebagai 'center point of Indonesia'.

Baca: Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah Tak Patuh Aturan, KASN Bakal Jatuhkan Sanksi

Baca: Ibu Kota Baru Pilihan Jokowi Disebut Mudah Diserang Rudal, Kaesang Pangarep Lapor ke Bapak Presiden

Baca: Kadir Halid Tantang Gubernur Sulsel Sebut Siapa Dalang Angket

Sulsel kata Nurdin, tentu akan menjadi penyangga kebutuhan untuk Kaltim, seperti pangan, buah-buahan dan sayur-mayur.

"Yang harus kita pikirkan sekarang apa kontribusi Sulsel ke Kaltim. Ibu kota yang baru, apa kontribusi kita yang paling ideal. Bagi kita adalah kita harus siap untuk menjadi penyangga pangan, buah-buahan sayur-sayuran," kata Nurdin Abdullah, Kamis (28/9/2019).

Walaupun Sulsel selama ini menjadi penyangga pangan provinsi lain termasuk untuk Kaltim, akan tetapi dengan pindahnya ibu kota ke Kaltim maka kebutuhannya akan semakin besar.

"Ini menguntungkan kita sebenarnya. Karena yang pertama kita tetangga yang paling dekat. Pasti kita sebagai daerah sektor pertanian ini akan mendapat manfaat yang sangat besar," sebutnya.

Sepengetahuan Nurdin, di Kaltim jumlah orang Sulsel sudah sangat besar.

Direktur Kepatuhan dan SDM PT. Askrindo (Persero) Firman Berahima memberikan bantuan program bina lingkungan, serta taman bacaan dan APE, senilai seratus tujuh puluh tujuh seratus ribu rupiah disela-sela Seminar Nasional dan Pelatihan Mengembangkan PAUD Holistik Integratif, di Gedung Baruga Karaeng Pattingalloang, Kamis (29/8). Seminar yang dibuka oleh Nurdin Abdullah selaku Gubernur Sulsel ini diikuti lebih dari 300 guru PAUD, pengawas TK dan pendidik, serta mahasiswa di Sulsel.
Direktur Kepatuhan dan SDM PT. Askrindo (Persero) Firman Berahima memberikan bantuan program bina lingkungan, serta taman bacaan dan APE, senilai seratus tujuh puluh tujuh seratus ribu rupiah disela-sela Seminar Nasional dan Pelatihan Mengembangkan PAUD Holistik Integratif, di Gedung Baruga Karaeng Pattingalloang, Kamis (29/8). Seminar yang dibuka oleh Nurdin Abdullah selaku Gubernur Sulsel ini diikuti lebih dari 300 guru PAUD, pengawas TK dan pendidik, serta mahasiswa di Sulsel. (abdiwan/tribun-timur.com)

Sehingga Ia menyarankan untuk tidak bermigrasi, karena peluang di Sulsel juga sangat besar baik dari sisi ekonomi dan investasi.

"Orang Sulsel itu sudah banyak di Kaltim, jadi kalau saya jangan terlalu kita besar-besarkan dulu," ucapnya.

Baca: TRIBUNWIKI: Profil 12 Selebriti Asal Kalimantan Timur, Ibu Kota Baru Indonesia

Baca: Foto-foto Pesona Wanita Kalimantan Timur, Calon Ibukota Baru Indonesia, Manis dan Aduhay

Baca: Unek-unek Hak Angket Gubernur Sulsel Tumpah Saat Lantik 8 Pejabat Pemprov

Apalagi terkait hal ini masih butuh waktu lama, walaupun wacana pemindahan ibu kota juga lama. Pemindahan ini butuh proses yang panjang untuk anggaran dan perencanaan.

Halaman
1234
Penulis: Saldy Irawan
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved