Baksos Kesehatan, Ketua Bhayangkari Polres Jeneponto Bahas Isu Stunting, Ini Akibatnya Bagi Anak

Baksos Kesehatan, Ketua Bhayangkari Polres Jeneponto Bahas Isu Stunting. Bakti sosial Kesehatan di Puskesmas Buludoang, Bangkala, Jeneponto.

Baksos Kesehatan, Ketua Bhayangkari Polres Jeneponto Bahas Isu Stunting, Ini Akibatnya Bagi Anak
TRIBUN TIMUR/IKBAL NURKARIM
Bhayangkari cabang Jeneponto menggelar bakti sosial Kesehatan di Puskesmas Buludoang, Kecamatan Bangkala, Jeneponto. Kegiatan yang memperingati hari kesatuan gerak Bhayangkari (HKGB) ke 67 ini membahas isu stunting. 

TRIBUNJENEPONTO.COM, BINAMU - Bhayangkari cabang Jeneponto menggelar bakti sosial Kesehatan di Puskesmas Buludoang, Kecamatan Bangkala, Jeneponto.

Kegiatan yang memperingati hari kesatuan gerak Bhayangkari (HKGB) ke 67 ini membahas isu stunting.

Hal itu diungkapkan Kassubag Humas Polres Jeneponto AKP Syahrul melalui rilisnya, Jumat (30/8/2019) pagi.

Bhayangkari cabang Jeneponto menggelar bakti sosial Kesehatan di Puskesmas Buludoang, Kecamatan Bangkala, Jeneponto. Kegiatan yang memperingati hari kesatuan gerak Bhayangkari (HKGB) ke 67 ini  membahas isu stunting.
Bhayangkari cabang Jeneponto menggelar bakti sosial Kesehatan di Puskesmas Buludoang, Kecamatan Bangkala, Jeneponto. Kegiatan yang memperingati hari kesatuan gerak Bhayangkari (HKGB) ke 67 ini membahas isu stunting. (TRIBUN TIMUR/IKBAL NURKARIM)

"Issue stunting sudah menjadi permasalahan nasional dan menjadi perhatian pemerintah saat ini," kata Syahrul

"Stunting merupakan suatu kondisi yang ditandai dengan ketika panjang atau tinggi badan anak kurang jika dibandingka dengan teman seusianya," tuturnya.

Menurut mantan Kapolsek Tamalatea itu, stanting juga bisa di sebut gangguan pertumbuhan.

"Ini yang perlu dipahami bersama bahwa stunting itu bukan penyakit tetapi gangguan pertumbuhan," tegas Syahrul

"Apabila tidak ditangani dengan tepat maka akan menimbulkan penyakit di usia anak dewasa. Stunting bisa dicegah melalui perbaikan gizi mulai dari kehamilan hingga anak usia balita," jelasnya.

Iapun kegiatan ini adalah membuat para ibu-ibu dan perempuan mulai sadar dan paham akan kebutuhan kesehatannya.

Sehingga para ibu paham akan kesehatan maka tentu kualitas derajat kesehatan para ibu dan perempuan meningkat.

Halaman
1234
Penulis: Ikbal Nurkarim
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved