Transaksi Penjualan Uang Valuta Asing di Sulsel Periode Juli 2019 Turun 36,5 Persen

"Pada periode Juli 2019 penurunannya sebesar 36,5 persen mtm jika dibandingkan bulan sebelumnya tercatat senilai Rp168,4 miliar," katanya.

Transaksi Penjualan Uang Valuta Asing di Sulsel Periode Juli 2019 Turun 36,5 Persen
sukma/tribuntimur.com
Suasana pemaparan hasil penertiban KUPVA BB di Ruang Rapat KPw BI Sulsel lantai IV, Jl Jenderal Sudirman, Makassar, Sulawesi Selatan, Jumat (23/8/2019). 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR-Deputi Direktur BI Sulsel, Iwan Setiawan mengatakan, transaksi penjualan uang valuta asing di Sulawesi Selatan (Sulsel) mengalami penurunan.

"Pada periode Juli 2019 penurunannya sebesar 36,5 persen mtm jika dibandingkan bulan sebelumnya tercatat senilai Rp168,4 miliar," katanya.

Hal itu dikatannya di sela-sela pemaparan hasil penertiban KUPVA BB di Ruang Rapat KPw BI Sulsel lantai IV, Jl Jenderal Sudirman, Makassar, Sulawesi Selatan beberapa waktu lalu.

Ramalan Zodiak Kamis 29 Agustus 2019 : Aquarius Taklukkan Rasa Frustasi, Scorpio Uji Kemampuan

Kemendagri Akan Berhentikan Bupati Takalar, Pelanggarannya Berat

Ini Tersangka Korupsi Kapal Disdik Sulsel, Sudah Pensiun Tahun Lalu

Lebih lanjut ia menyebutkan, pembelian uang valuta asing juga mengalami penurunan sebesar 33,45 persen mtm jika dibandingkan bulan sebelumnya yaitu menjadi Rp174,2 miliar.

Terkait mata uang asing mayoritas yang dijual di Sulsel ialah USD.

"Mayoritas tetap USD yakni sebesar 28,8 persen, begitupun mata uang asing yang dibeli mayoritas USD yakni sebesar 29 persen," sebutnya.

Tak hanya itu, Iwan Setiawan mengimbau masyarakat Sulsel lebih selektif dalam memilih KUPVA Bukan Bank (BB) berizin.

Ia menjelaskan, demi terciptanya penukaran uang asing yang tertib, masyarakat harus hati-hati dan memastikan usaha tersebut memperoleh izin Bank Indonesia.

Ramalan Zodiak Kamis 29 Agustus 2019 : Aquarius Taklukkan Rasa Frustasi, Scorpio Uji Kemampuan

Kemendagri Akan Berhentikan Bupati Takalar, Pelanggarannya Berat

Ini Tersangka Korupsi Kapal Disdik Sulsel, Sudah Pensiun Tahun Lalu

Hal tersebut dapat dilihat melalui logo KUPVA BB, sertifikat dari BI serta papan nama yang disertai nomor izin.

"Bagi masyarakat yang akan melalukan transaksi lantas tak menemukan logo atau papan nama dan nomor izin maka bisa lapor ke BI terdekat atau hubungi call center 131," ujarnya.

Lebih lanjut, dia menjelaskan adapun KUPVA atau Money Changer yang tercatat di BI dan beroperasi di Sulsel ada empat diantaranya PT Haji Latunrung, PT Marazavalas Makassar, PT Atlantic Autorized MC, dan PT Andi Sudirman.

"Jika ingin membuka usaha penukaran dengan mekanisme jual dan beli Uang Kertas Asing (UKA), segera buat izinnya, karena tidak dipungut biaya sepeser pun dari BI," tuturnya. (*)

Follow akun instagram Tribun Timur:

Silakan Subscribe Youtube Tribun Timur:

Penulis: Sukmawati Ibrahim
Editor: Ansar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved