Balai Bahasa Gaungkan Literasi untuk Anak Pesisir di Majene

Gerakan itu dilaksanakan melalui program pembinaan komunitas literasi anak pesisir. Sosialisasi literasi anak ini melibatkan 50 peserta

Balai Bahasa Gaungkan Literasi untuk Anak Pesisir di Majene
Ahmad Akbar
Kemeriahan pembinaan komunitas literasi anak pesisir di gedung KNPI Majene, Rabu (28/8/2019). 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAJENE -- Balai Bahasa Sulawesi Selatan (Sulsel), Kemendikbud RI menggaungkan literasi anak pesisir di Majene, Sulawesi Barat (Sulbar).

Gerakan itu dilaksanakan melalui program pembinaan komunitas literasi anak pesisir. Sosialisasi literasi anak ini melibatkan 50 peserta didik Sekolah Dasar (SD) dan Madrasah Ibtidaiyah (MI) di Majene.

Pembinaan komunitas literasi anak pesisir dilangsungkan di gedung KNPI Majene, 27-28 Agustus.

Perwakilan Kepala Balai Bahasa Sulsel, Abd Rasyid menjelaskan, literasi ini sangat penting untuk anak. Sebab bangsa yang baik adalah bangsa yang tetap menjaga budaya membaca dan menulis.

TRIBUNWIKI: Prof Jang Youn Cho Jadi Rektor Asing Pertama di Indonesia, Siapa Dia? Ini Profilnya

Modus Rental, Empat Terduga Pelaku Penggelapan Truk Diciduk Timsus Polsek Rappocini

Atta Halilintar Pamit di Youtube Saat DJ Seksi ini Ngaku Pernah Tidur & VCS dengan Youtuber Terkenal

"Literasi membaca dan menulis ini penting demi menjaga kepercayaan diri anak," jelas penelit madya Balai Bahasa Sulsel tersebut, Rabu (28/8/2019).

Agenda pembinaan komunitas literasi anak pesisir di Majene menggandeng Serambi Pustaka Sastra Mandar. Komunitas literasi di Majene ini membantu perekrutan peserta.

Panitia Lokal, Ahmad Akbar menjelaskan, seluruh peserta yang terlibat dilatih menulis dan persentase. Tulisannya mencakup kuliner Mandar dan laut.

TRIBUNWIKI: Heboh Anwar Hadid Adik Bungsu Gigi Hadid Peluk Mesra Dua Lipa, Ini Profilnya

Amido Balde Out Dari Persebaya, Agen: Tertarik ke PSM

"Dari perihal laut, bau piapi, loka anjoroi sampai penja. Peserta didik yang rerata kelas tinggi ini sangat antusias mendeskripsikan hal tersebut, sampai membayangkan betapa nikmatnya jika disantap dengan jepa," jelas Ahmad Akbar.

Selain itu, peserta juga diajak menyimak gambar. Kemudian mereka menuangkan melalui kisah atau cerita.

Serambi Pustaka Sastra Mandar juga membagikan buku pada murid SD dan MI tersebut.

Dalam kegiatan ini pula dihadirkan empat pemateri. Yakni Abd Rasyid, Nuraidar Agus Muhammad Ridwan dan Ahmad Akbar. (Tribun Majene.com)

Laporan Wartawan Tribun Timur, @edyatmajawi

Follow akun instagram Tribun Timur:

Silakan Subscribe Youtube Tribun Timur:

Penulis: edyatma jawi
Editor: Sudirman
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved