Siswa SMPN 1 Pallangga Gowa Dilarang Pakai Jilbab Seperti ini
Pihak sekolah beralasan jika larangan ini diterapkan berdasarkan Peraturan Kemendikbud RI yang mengatur soal pakaian.
Penulis: Ari Maryadi | Editor: Ansar
TRIBUN-TIMUR.COM, SUNGGUMINASA - Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 1 Pallangga tidak memperkenankan siswanya mengenakan khimar atau jilbab besar ke sekolah.
Pihak sekolah beralasan jika larangan ini diterapkan berdasarkan Peraturan Kemendikbud RI yang mengatur soal pakaian.
Kepala SMPN 1 Pallangga Hasnah menuturkan, pihaknya menginginkan jika pakaian siswa terlihat seragam.
Penggunaan jilbab besar, katanya, dinilai tidak sesuai dengan Peraturan Kemendikbud karena menutupi seragam.
FIX, 800 ASN Pindah ke Lokasi Kayu Bajakah Berada, Jokowi Pilih Penajam Paser & Kutai Kartanegara
Buruan, Job Fair di Sulbar Sisa Satu Hari Lagi
Pakai Korek Api Model Pistol, Pencuri di Jl Dg Tata 1 Makassar Ngaku Polisi
Untuk itu, para siswa dianjurkan tidak mengenakan jilbab besar.
"Kita berlakukan biar ada keseragaman, utamanya itu dalam berpakain," katanya Senin (26/8/2019).
"Kelihatan tidak seragam dengan siswi lain kalau jilbabnya terlalu panjang. Menutupi baju sampai lengannya," sambungnya.
Hasnah mengaku, anjuran tersebut berdasarkan interpretasi pihak sekolah terhadap Permendikbud tentang seragam sekolah.
Menurutnya, Permendikbud membolehkan siswa berhijab. Akan tetapi baju seragam siswa harus tetap kelihatan sebagai identitas pelajar.
Siswa diminta mengenakan jilbab yang terlalu panjang ataupun melawati pinggang.
"Tidak ada larangan berhijab, namun harus kelihatan lengan atau baju seragamnya," imbuhnya.
Imbauan ini disebutkan telah disampaikan ke Dinas Pendidikan Gowa Bidang SMP oleh SMP 1 Pallangga.
FIX, 800 ASN Pindah ke Lokasi Kayu Bajakah Berada, Jokowi Pilih Penajam Paser & Kutai Kartanegara
Buruan, Job Fair di Sulbar Sisa Satu Hari Lagi
Pakai Korek Api Model Pistol, Pencuri di Jl Dg Tata 1 Makassar Ngaku Polisi
Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan Gowa, Dr. Salam menyampaikan akan segera mengecek soal imbauan tak kenakan jilbab besar ini.
Doktor jebolan Universitas Negeri Malang ini mengaku baru mendengar adanya aturan seperti itu di SMPN 1 Pallangga.
"Sola aturan seperti itu baru saya dengar. Nanti saya akan cek langsung di aekolahnya," jelasnya.
Laporan Wartawan Tribun Timur @bungari95
Langganan Berita Pilihan
tribun-timur.com di Whatsapp
Via Tautan Ini http://bit.ly/watribuntimur
Follow akun instagram Tribun Timur:
Silakan Subscribe Youtube Tribun Timur:
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/pantauan-halaman-sekolah-smp-negeri-1-pallangga-kabupaten-gowa.jpg)