Bagai Sinetron, Pemuda Polman Ini Pura-pura Mau Bunuh Diri, Endingnya Malah Memperkosa

Korbannya merupakan anak di bawah umur dari Kecamatan Banggae, Majene. NA berstatus pelajar SMA.

Bagai Sinetron, Pemuda Polman Ini Pura-pura Mau Bunuh Diri, Endingnya Malah Memperkosa
edy jawi/tribunmajene.com
Pelaku pencabulan anak di bawah umur ditangkap oleh Satreskrim Polres Majene. 

TRIBUN-TIMIR.COM, MAJENE - Seorang pemuda warga salah satu desa di Kecamatan Tinambung, Polewali Mandar (Polman), ditangkap lantaran diduga telah mencabuli remaja di Majene.

Lelaki itu berinisial Mh (23). Ia ditangkap oleh Tim Passaka Polres Majene. Mh diduga membawa kabur dan berbuat tak senonoh pada perempuan berinisial NA.

Korbannya merupakan anak di bawah umur dari Kecamatan Banggae, Majene. NA berstatus pelajar SMA.

Kasatreskrim Polres Majene, AKP Pandu, menjelaskan aksi bejat pelaku dilakukan, Minggu (18/8/2019).

Minggu pukul 15.00 WITA, pelaku mendatangi rumah teman korban untuk meminta dipertemukan dengan NA. Mh lalu menyuruh temannya untuk menjemput korban di rumahnya.

Saat itu, pelaku mengajak korban ke Pantai Barane, Majene. Ia beralasan ingin menyampaikan sesuatu pada NA.

Namun dalam perjalanan, pelaku tak mengarahkan motornya ke Barane. Tapi malah memacu kendaraannya menuju arah Tinambung, Polewali Mandar (Polman).

Setibanya di Kecamatan Tinambung, Mh membawa korban ke pinggir tebing Gunung Gadde. Pelaku lalu mengambil pisau dapur dalam bagasi motor.

Nekat, pelaku mencoba mengiris pergelangan tangannya menggunakan pisau tersebut. Ternyata pelaku hendak bunuh diri.

"Pelaku melukai pergelangan tangannya sambil berkata pada korban, bahwa jika pelaku tidak bisa memiliki korban, maka orang lain juga tidak bisa memiliki korban," jelas AKP Pandu, Senin (26/8/2019).

Halaman
12
Penulis: edyatma jawi
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved